Korban Lakalantas Sibolangit akan Jalani Pemeriksaan Rontgen

Sementara 7 korban yang berada di dalam Mobil Toyota Kijang Kapsul, selamat dalam peristiwa nahas tersebut.

Korban Lakalantas Sibolangit akan Jalani Pemeriksaan Rontgen
Tribun Medan / M Fadli
kedua truk yang dikabarkan laga kambing pada Rabu(10/10/2018) dinihari. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tabrakan maut Truk Escavator dan Truk Fuso serta Mobil Toyota Kijang Kapsul di Jalan Jamin Ginting KM 39-40, Desa Rumah Sumbul Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Selasa (9/10/2018) sekitar pukul 23.00 WIB kemarin.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi Truk Fuso atasnama Safril Pandapotan Hutasoit (25) dan rekannya Andareas Karo-karo serta pengemudi Truk Escavator yang tidak diketahui namanya, seketika meninggal ditempat saat kejadian, karena terjepit dalam kabin mobil.

Sementara 7 korban yang berada di dalam Mobil Toyota Kijang Kapsul, selamat dalam peristiwa nahas tersebut.

Diketahui para korban yang berada di dalam mobil Kijang Kapsul di antaranya, Mulyadi Solin (44) alami luka robek pada bagian kening dan sudah Perawatan Berobat Jalan (PBJ).

Kemudian, Sopir Kijang Kapsul atasnama Syafriman (30) mengalami luka ringan. Penumpang lainnya Fitriono (30) alami luka ringan, Subianto (30) luka ringan, Anisah (45) luka ringan, Suparman (56) luka ringan dan Tengku Nanda P Utama (35) luka ringan.

Kasubbag Humas RSUP Haji Adam Malik Medan, Rosario Dorothy S.Sos, M.IKom mengatakan kondisi korban rata-rata sadar tapi alami benturan dikepala hingga menimbulkan nyeri.

"Saat ini para korban antrean untuk difoto, agar sampai sejauh mana diketahui benturan di kepala, serta lecet luka-luka ringan," kata Rosa di RSUP Haji Adam Malik Medan, Rabu (10/101/2018)

"Untuk korban atasnama Subianto alami Fraktur alias patah dilengan kiri. Kemudian untuk ibu Anisah ada alami nyeri dibagian pinggang, semua akibat benturan di kepala," sambungnya.

Masih kata Rosa, sejauh ini kondisi para korban bagus dan sadar. Kelima korban masuk sekitar pukul 13.06 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Para korban yang alami kecelakaan masih terus dilakukan perawatan intensif.

"Kita lihat indikasi medis, karena saat ini masih berproses perawatan intensif di IGD. Kita belum bisa pastikan akan rawat inap atau pulang. Kalau ada indikasi rawat jalan pasti direkomendasikan dokter," ungkap Rosa.

Lebih lanjut, Rosa menjelaskan saat ini
kelima korban masih dinfus dan sudah ada yang menjalani foto toraks dan fraktur. Hal itu dilakukan agar mengetahui sejauh mana patah yang dialami korban.

Terkait korban meninggal dunia Mr.X, Rosa menyebut masih menunggu pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga.

"Hingga kini belum ada yang mengaku kehilangan keluarga yang melapor ke RSUP Haji Adam Malik. Kita masih menunggu, karena jenazah sudah selesai di urus," pungkas Rosa.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved