Petugas Ciduk Dua Pengedar saat Berikan Setoran ke Bandar

Petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan menangkap dua pengedar saat memberikan setoran pada bandar besarnya

Petugas Ciduk Dua Pengedar saat Berikan Setoran ke Bandar
Tribun Medan / M Fadli
Ketiga diduga pengedar sabu diamankan petugas Satresnarkoba Polrestabes Medan, Selasa (9/10/2018). 

MEDAN,TRIBUN-Petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan menangkap dua pengedar saat memberikan setoran pada bandar besarnya.

Ketiganya diamankan polisi di sebuah rumah yang dijadikan markas di Jalan Pasar VI Tembung, Desa Bandar Khalipa, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.

Dari ketiganya, polisi menyita paketan sabu dan uang tunai jutaan rupiah.

"Ketiga tersangka ini sudah lama kami pantau. Begitu ketiganya berkumpul, mereka kami bekuk," kata Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, Selasa (9/10).

Adapun ketiga tersangka yakni, Adri Sulaiman (47) warga Jalan Siabu, Gang Sejahtera, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan. Adri adalah bandar besar.

Lalu, dua 'kaki tangan' Adri yang merupakan pengedar masing-masing Asward (37) warga Jalan Denai, Gang Tujuh, Kelurahan Tegal Sari I, Kecamatan Medan Denai dan

Sandi Sastradinata (42) warga Jalan Besar Delitua, Pasar I, Perumahan Deli Indah Blok C, Desa Sidomulyo, Kecamatan Birubiru.

Menurut Raphael, saat ketiganya digerebek, tersangka Adri sempat membuang barang bukti paketan sabu seberat 5,74 gram.

Baca: Dua Mahasiswa Pengedar Sabusabu Dituntut 11 Tahun Penjara, Segini Barang Buktinya

"Setelah kami lakukan interogasi, tersangka Asward dan Sandi ini hendak menyetorkan hasil penjualan narkoba kepada Sulaiman.

Dari Asward, tim menyita uang tunai Rp 2,7 juta," katanya. Sementara itu, dari tangan Sandi, polisi menyita uang tunai Rp 500 ribu.

Menurut pengakuan Asward dan Sandi, memang sabu yang selama ini dijual mereka diperoleh dari Sulaiman.

"Berdasarkan pengembangan, terungkaplah sabu ini dipasok oleh salah satu napi yang menghuni Rutan Klas I A Tanjung Gusta Medan bernama Budi.

Modusnya, Budi berkomunikasi dengan Sulaiman, dan kurir akan mengantarkan barang padanya," ungkap Raphael.

Dalam kasus ini, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 114 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman di atas lima tahun penjara.(cr3)

Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved