ASN Terlibat Korupsi, Bupati Karo Terkelin: Harusnya Sumut Peringkat Pertama yang Paling Bersih

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, menyayangkan masih banyaknya ASN yang tidak amanah menjalankan tugasnya.

ASN Terlibat Korupsi, Bupati Karo Terkelin: Harusnya Sumut Peringkat Pertama yang Paling Bersih
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Bupati Karo Terkelin Brahmana SH (kanan), didampingi Asisten tiga Pemkab Karo Mulianta Tarigan (kiri), saat ditemui di ruangannya, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Kamis (11/10/2018). Terkelin menyayangkan masih banyaknya ASN di Provinsi Sumatera Utara yang terlibat korupsi. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.COM, KABANJAHE - Beberapa waktu lalu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI merilis sebanyak 2.357 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tersandung kasus korupsi di seluruh Indonesia. Dari ribuan ASN tersebut, ternyata 298 di antaranya berasal dari Provinsi Sumatera Utara.

Menurut data, angka tersebut merupakan peringkat tertinggi dari seluruh provinsi lain.

Menanggapi hal ini, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, menyayangkan masih banyaknya ASN yang tidak amanah menjalankan tugasnya. Dirinya pun mengaku kecewa dengan ulah para ASN nakal tersebut.

"Pastinya kita kecewa, seharusnya kita yang provinsi yang paling bersih dari kasus korupsi. Ini juga jadi pelajaran bagi teman-teman ASN agar ke depannya dapat berhati-hati dalam mengemban amanah," ujar Terkelin, di ruangannya, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Kamis (11/10/2018).

Untuk di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo sendiri, dirinya mengaku mengaku belum mengetahui informasi apakah ada ASN di bawah pimpinannya yang terlibat korupsi. Namun, untuk menghindari munculnya informasi yang samar-samar, dirinya berharap agar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) provinsi, dapat segera berkoordinasi dengan Pemkab.

"Kalau secara tertulis belum ada informasi yang saya dapat. Kalau isu-isu bisa saja, tapi kita sebagai pejabat harus berdasarkan bukti otentik, agar bisa diminta pertanggungjawaban kepada pihak yang bersangkutan," katanya

Terkelin mengungkapkan, Pemkab siap menunggu arahan dan petunjuk lebih lanjut dari BKD provinsi. Ia menyebutkan, hal tersebut agar nantinya pihaknya tidak salah langkah.

Orang nomor satu di Kabupaten Karo itu menambahkan, pihaknya tidak akan tinggal diam jika nantinya ditemukan ASN yang terbukti terlibat korupsi. Dirinya menyebutkan, mereka akan menerapkan proses sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Nantinya, Pemkab juga akan melibatkan inspektorat, agar dapat mengetahui langkah-langkah untuk menerapkan proses hukum yang berlaku.

"Kita tetap konsisten dan komitmen agar bagaimana uang negara tidak habis oleh siapa saja yang tidak bertanggung jawab," pungkasnya.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help