Belanja Barang Hingga Rp 230 M di Toserba Mewah, Perempuan Ini Berurusan Dengan Penegak Hukum

Perempuan ini menghabiskan 16 juta poundsterling atau sekitar Rp 322 miliar dalam satu dekade terakhir untuk berbelanja.

Belanja Barang Hingga Rp 230 M di Toserba Mewah, Perempuan Ini Berurusan Dengan Penegak Hukum
Booking.com
Pusat perbelanjaan Harrods di London, Inggris. 

TRIBUN-MEDAN.com - Istri seorang bankir yang dipenjara di Azerbaijan kalah dalam persidangan untuk menjelaskan asal usul kekayaannya.

Kantor berita Press Association, Rabu (10/10/2018) mengabarkan, kecurigaan muncul saat perempuan itu memiliki dua properti bernilai 29 juta dolar atau sekitar Rp 442,6 miliar.

Badan Kriminal Nasional (NCA) Inggris sebenarnya sudah menyelidiki Zamira Hajiyeva terkait asal usul kekayaannya yang misterius.

Perempuan ini juga diketahui menghabiskan 16 juta poundsterling atau sekitar Rp 322 miliar dalam satu dekade terakhir untuk berbelanja di toserba mewah, Harrods.

Pengadilan Tinggi Inggris dalam keputusannya menolak permohonan Zamira agar NCA berhenti menyelidiki dirinya dan mempertahankan anonomitasnya.

Sebelumnya, Zamira hanya disebut sebagai "Nyonya A" dan setelah identitasnya dibuka, kuasa hukum perempuan itu memiliki waktu sepekan untuk mengajukan banding.

Perintah pencabutan anonimitas itu dicabut setelah hakim tidak melihat adanya "kepentingan" untuk memperpanjang status tersebut.

Jika Zamira tak bisa menjelaskan asal usul uang untuk kedua aset propertinya, maka kemungkinan besar dia akan kehilangan asetnya itu.

Salah satu properti miliknya yang bernilai 11,5 juta poundsterling atau sekitar Rp 231,8 miliar, berada di kawasan mahal Knightsbridge, London.

Usir Relawan Asing dari Palu, Pemerintah: Tidak Bisa Nyelonong Seenaknya ke Mana-mana

Amien Rais Blak-blakan Bilang Dibikin Syok, Begini Respons Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya

Suami Zamira, Jahangir Hajiyev, dulu adalah pemimpin Bank Azerbaijan pada 2001 hingga mengundurkan diri pada 2015.

Halaman
123
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help