BUMN Asuransi Jiwasraya Bermasalah, Tunda Pembayaran Polis Jatuh Tempo Rp 802 Miliar

Berdasarkan dokumen penawaran produk tersebut, kebanyakan produk ini ditawarkan kepada nasabah tajir atau biasa disebut prioritas.

BUMN Asuransi Jiwasraya Bermasalah, Tunda Pembayaran Polis Jatuh Tempo Rp 802 Miliar
ist
Jiwasraya 

TRIBUN-MEDAN.COM - Jiwasraya'>PT Asuransi Jiwasraya tengah terbelit masalah likuiditas. Alhasil, perusahaan asuransi pelat merah ini menunda pembayaran polis jatuh tempo produk bancassurance asuransi jiwa berbalut investasi yang mereka sebut "saving plan" hasil kerjasama dengan sejumlah bank sebagai agen penjual.

Direktur Utama Jiwasraya Asmawi Syam mengatakan, saving plan yang jatuh tempo dan tidak bisa dilunasi Jiwasraya saat ini berjumlah Rp 802 miliar.

"Produk ini dijual lewat sejumlah bank, yang bertindak sebagai mitra distributor," terang Asmawi bersama jajaran direksi Jiwasraya lainnya saat ditemui Kontan.co.id di kantornya, Kamis (11/10/2018).

Dari data Jiwasraya, tercatat terdapat tujuh bank yang memasarkan produk tersebut.

Mereka terdiri dari Standard Chartered Bank, Bank KEB Hana Indonesia, Bank Victoria, Bank ANZ, Bank QNB Indonesia, Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Berdasarkan dokumen penawaran produk tersebut, kebanyakan produk ini ditawarkan kepada nasabah tajir atau biasa disebut prioritas.

Beberapa bank ini sudah mendapatkan pemberitahuan dari Jiwasraya soal keterlambatan pembayaran polis asuransi yang jatuh tempo. Dalam surat pemberitahuan tersebut disebutkan, keterlambatan pembayaran karena pemenuhan pendanaan masih dalam proses.

“Sehubungan adanya keterlambatan pembayaran nilai tunai jatuh tempo polis Jiwasraya jenis JS Proteksi plan BTN, dapat kami sampaikan bahwa saat ini kami sedang mengalami tekanan likuiditas,” demikian bunyi paragraf pembuka surat yang ditujukan ke Bank Tabungan Negara (BTN) yang ditandatangani Direktur Pemasaran Jiwasraya Indra Widjaja dan dan Direktur Keuangan Jiwasraya Danang Suryono.

Hexana Tri Sasongko, Direktur Investasi & Teknologi Jiwasraya menambahkan, sampai 30 September 2018, Jiwasraya masih mampu membayar polis produk saving plang yang jatuh tempo.

"Tapi sejak 1 Oktober, kami sudah tidak bisa," kata Hexana.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help