Empat Sindikat Pengedar Sabusabu 6,6 Kilogram Mengaku Bersalah dan Menyesal

Penyesalan keempat terdakwa dibacakan oleh penasihat hukumnya yakni Laia Faomasi SH di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri Medan.

Empat Sindikat Pengedar Sabusabu 6,6 Kilogram Mengaku Bersalah dan Menyesal
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Empat terdakwa kasus narkoba saat disidang oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Medan, Kamis (11/10/2018) 

Kemudian, Alfian mengajak terdakwa Erwin Daulay untuk menjemputnya ke Dumai dengan menggunakan mobil pick up. Sesampai di Dumai, mereka menuju Jalan Sei Peneng tempat yang telah dijanjikan untuk menjemput sabu-sabu tersebut.

Selanjutnya, orang suruhan Eet menemui mereka. Kemudian mereka menyimpan tujuh bungkus barang berisi sabu ke dalam mobil, ditutupi beberapa buah nenas, setelah itu mereka berangkat menuju Medan.

Namun naas dalam perjalanan, mereka ditangkap anggota kepolisian dari Polda Sumut. Saat diinterogasi, kedua terdakwa mengaku akan mengantarkan sabu tersebut kepada Muhammad Agam (dalam berkas terpisah) di Medan.

Setelah dilakukan pengembangan, tim dari Polda Sumut bersama para terdakwa mengantarkan barang haram itu ke lokasi di Medan. Kemudian terdakwa Alfian menelpon Muhammad Agam untuk berjumpa di Jalan TB. Simatupang, lokasi penyerahan sabu itu. Pada saat transaksi, petugas kemudian menangkap Muhammad Agam.

Atas penangkapan Muhammad Agam, polisi kembali melakukan pengembangan. Dari penuturan Muhammad Agam, sabu akan diserahkan ke Muhammad Rizal. Kemudian polisi akhirnya menangkap Muhammad Riza, di Jalan Amal, Medan Sunggal.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved