Hutan Lindung Lae Pondom Kerap 'Makan' Korban, Pemkab Dairi Minta Ijin Bangun Rest Area

Perlintasan jalan di kawasan hutan Lae Pondom merupakan akses jalan yang dapat menghubungkan Medan-Tanah Karo-Dairi-Singkil-Subulusalam

Hutan Lindung Lae Pondom Kerap 'Makan' Korban, Pemkab Dairi Minta Ijin Bangun Rest Area
Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya
Sekda Pemkab Dairi, Sebastianus Tinambunan yang diwawancarai di gedung DPRD Dairi beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi berencana untuk mendirikan rest area di kawasan Lae Pondom, Kecamatan Silahisabungan sebagai tempat untuk beristirahat para pengemudi yang menempuh perjalanan jauh.

Diketahui perlintasan jalan di kawasan hutan Lae Pondom merupakan akses jalan yang dapat menghubungkan Medan-Tanah Karo-Dairi-Singkil-Subulusalam.

Sekretaris Daerah (Sekda) Dairi, Sebastianus Tinambunan mengatakan pihaknya sudah melayangkan surat permohonan kepada Kementerian Kehutanan agar dapat memakai kawasan hutan lindung itu untuk kepentingan masyarakat, bukan sebagai wilayah komersil.

"Ya, kami sudah mengirimkan surat kepada Kementerian Kehutanan, supaya sebagian kecil lokasi di Lae Pondom bisa dipakai untuk bangunan rest area pengemudi antar kabupaten antar provinsi," kata Sebastianus, Kamis (11/10/2018).

Namun, menurut Sebastianus sampai saat ini surat permohonan itu belum mendapat jawaban dari Kementerian Kehutanan. Pihaknya pun terus menunggu dan berharap permohonannya mendapatkan persetujuan demi menekan angka kecelakaan.

"Harapannya bisa terealisasi. Sebab kawasan itu sering terjadi kecelakaan," sebutnya.

Kebakaran Hanguskan 22 Rumah di Mangkubumi, Warga Berharap Bantuan Material dari Pemerintah

Najwa Shihab Ungkap Kehidupan Pribadinya, Ingat Ulang Tahun Putrinya yang Berusia 4 Jam

Gempa Magnitudo 6,4 SR di Jawa Timur, Berikut Daftar Kota yang Merasakan Guncangan Hebat

Beberapa waktu lalu, Kasatlantas Polres Dairi, AKP Pitto Gultom menyebutkan kawasan hutan lindung Lae Pondom rawan akan kecelakaan.

Berdasarkan catatannya hampir setiap pekan terjadi kecelakaan tunggal maupun kontra kendaraan. Bahkan tak jarang sampai menimbulkan korban jiwa.

Hakim Tolak Tentara Jadi Kuasa Hukum Dokter Gigi Yang Jadi Terdakwa Penganiayaan

Hotman Paris Naik Helikopter, Pamerkan Properti Mewah Miliknya Seharga Rp 350 Miliar

"Lokasi itu memang rawan laka. Kita lihat saja beram jalannya terlalu dalam, penerangan tidak ada dan sering berkabut. Kawasan blank spot itu mulai dari Lae Pondom," sebut Pittor, Rabu (26/9/2018) lalu.

Dzulmi Eldin Antar Langsung Uang Tunai Rp 600 Juta Sumbangan Warga Medan ke Palu

Murid MIS Nurus Salam Hadiri MTQN XVVII agar Miliki Motivasi untuk Belajar Hafalan Al-Qur’an

Ia pun mengaku telah menyurati Balai Jalan Nasional di Medan dan Dinas Perhubungan setempat, agar segera dilakukan perbaikan beram jalan, pendirian rest area, pemasangan lampu jalan demi mengurangi angka kecelakaan.

Polair Polda Sumut Tangkap Nelayan Pencari Ikan yang Gunakan Bahan Peledak 

Tiga Pria Pengedar Sabusabu Diringkus Petugas di Lahan Garapan Percutseituan

Kafilah Sumut Catatkan Sejarah, Jawarai Cabang Fahmil Quran Golongan Putri MTQN XXVII

"Saya sudah surati itu orang Balai Jalan di provinsi dan Dishub supaya disegerakanlah untuk dilakukan pembenahan. Karena kami tidak punya wewenang untuk itu, kami hanya bisa lakukan imbauan saja kepada pengendara. Ketika laka lantas terjadi di sana, ya kami hanya bisa berbuat sesuai tupoksi kami," pungkasnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved