Ketua FKUB Maratua Simanjuntak Sebut Wajar Isu Menerpa Kapolri Tito sebagai Publik Figur

kami berharap supaya Bapak Kapolri Tito tetap konsentrasi dalam tugas pokok.isu jangan sampai mengganggu tugas pengamanan.

Ketua FKUB Maratua Simanjuntak Sebut Wajar Isu Menerpa Kapolri Tito sebagai Publik Figur
Tribun Medan / doc
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumut, Maratua Simanjuntak 

Laporan Wartawan Tribun Medan Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Setelah membaca berbagai tudingan dan masalah yang dihadapkan kepada Kapolri Jendral Tito Karnavian, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Sumut, Maratua Simanjuntak menilai wajar lantaran Tito sebagai manusia yang berada pada publik figur.

"Apalagi, pada pimpinan satu instansi tertinggi tentu ada saja masalah yang dihadapkan kepadanya," kata Maratua diminta tanggapannya soal penyebaran informasi dari IndonesiaLeaks tentang Kapolri Tito, Kamis (11/10/2018).

Ia menegaskan, tetap mendukung dan mengapresiasi setiap kegiatan yang dilakukan Polri dalam pengamanan, baik pengamanan secara khusus maupun umum untuk umat beragama dan masyarakat Indonesia.

"Untuk itu, kami berharap supaya Bapak Kapolri Tito tetap konsentrasi dalam tugas pokok. Adapun hal yang timbul jangan sampai mengganggu tugas pengamanan yang sangat berat, terutama bencana alam baik di NTB dan Sulawesi Tengah. Dan yang lebih perlu perhatian lagi saat ini Indonesia sedang melaksanakan pesta demokrasi yakni kampanye Pileg dan Pilpres," katanya.

"Kepada Allah kami berdoa semoga Bapak Tito diberikan kesehatan dan Istiqomah dalam menjalankan tugas," tambah Maratua mendokan.

Sebelumnya, dilansir dari Tribunnews.com, Presiden Joko Widodo angkat bicara soal pemberitaan beberapa media nasional yang tergabung dalam Indonesialeaks, terkait dugaan korupsi yang menyeret nama Kapolri Tito Karnavian.

"Itu wilayahnya KPK, itu wilayahnya hukum, saya enggak mau ikut campur, intervensi hal-hal yang berkaitan dengan hukum," ujar Jokowi di Pondo Gede, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Menurut ‎Jokowi, pemberitaan tersebut masih dugaan, tetapi sekali lagi hal tersebut merupakan wilayah hukum dan pemerintah tidak akan melakukan intervensi.

"Kan dugaan toh? Baru dugaan, saya enggak mau intervensi, enggak mau ikut campur, itu wilayah hukum," ucap Jokowi.

‎Presiden tidak menjelaskan apakah sudah berdiskusi dengan Kapolri terkait pemberitaan tersebut atau belum, namun kemarin Tito bertemu dengan Jokowi di Istana Kepresiden Bogor.

"Ya biasa (bertemu antara Presiden dan Kapolri)," ucap Jokowi secara singkat.

(*/akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help