MTQN XXVII

Murid MIS Nurus Salam Hadiri MTQN XVVII agar Miliki Motivasi untuk Belajar Hafalan Al-Qur’an

Perlombaan hifzh 1 juz dan 5 juz dan tilawah kategori putra dan putri di Lapangan Istana Maimun Medan, diramaikan pelajar Sekolah MIS Nurus Salam

Murid MIS Nurus Salam Hadiri MTQN XVVII agar Miliki Motivasi untuk Belajar Hafalan Al-Qur’an
Tribun Medan/Satia
Pelajar kelas satu SD Sekolah MIS Nurus Salam di Istana Maimun, Jalan Katamso, Kota Medan, Kamis (11/10/2018). Kedatangan mereka dalam rangka memberi motivasi buat mereka agar kelak menjadi generasi penerus bermental qurani. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Satia

TRIBUN MEDAN.com, MEDAN-Puluhan murid sekolah MIS Nurus Salam, Delitua, Kabupaten Deliserdang meramaikan gelaran MTQN XXVII. Mereka terlihat memperhatikan Perlombaan cabang hifzh 1 juz dan 5 juz dan tilawah kategori putra dan putri di Lapangan Istana Maimun Medan.

Kehadiran pelajar yang mayoritas kelas1 SD sekaligus hafiz 1 juz Al-Qur’an tersebut, untuk memberi motivasi agar kelak menjadi generasi penerus bermental qurani. 

"Di sekolah kita kebetulan ada pelajaran khusus tahfiz. Namun begitu, karena kami kan sekolah baru, kelas 5 dan kelas 6 belum ada. Jadi baru sampai kelas 4 saja. Dan kebetulan yang kami bawa ini memang pelajar tingkat tahfiz khusus," kata Kepala Sekolah MIS Nurus Salam, Heni Hanifah kepada wartawan di lokasi, Kamis (11/10/2018).

Didampingi Maulida Fitri selaku guru tahfizul quran dan Putri selaku wali kelas, Heni mengungkapkan pihaknya memang sengaja membawa pelajar mereka melihat langsung perlombaan MTQN 2018 tingkat anak-anak dan remaja. Baik cabang tilawah maupun hifzh guna menyinkronkan kompetensi anak-anak didik di Sekolah MIS Nurus Salam

"Selama ini mereka melakukan hafalan-hafalan, tapi tidak tahu kemana tujuan sebenarnya. Nah, dengan melihat langsung peserta lomba MTQ, tentu mereka akan punya motivasi lebih untuk belajar hafalan Al-Qur’an," katanya.

Pihaknya mengaku baru sempat mengunjungi lokasi-lokasi MTQN XXVII pada hari itu dikarenakan seluruh pelajar baru selesai mengikuti ujian. Selain divenue Lapangan Istana Maimun, mereka berencana melanjutkan kunjungan ke Lapangan Merdeka Medan. 

Mengungkap 5 Fakta Tiga Pasang Suami Istri Pesta S3ks (Swinger) di Hotel hingga Ditangkap Polisi

Hotman Paris Naik Helikopter, Pamerkan Properti Mewah Miliknya Seharga Rp 350 Miliar

Gempa Magnitudo 6,4 SR di Jawa Timur, Berikut Daftar Kota yang Merasakan Guncangan Hebat

"Kebetulan di sana kan ada perlombaan cabang tilawah tingkat anak-anak dan remaja. Makanya kita sesuaikan cabang lombanya untuk anak-anak didik," imbuh Heni.

Untuk pelajar mereka yang khusus tahfiz, kata dia sekarang ini sudah ada yang bisa menghafal hingga 2 juz. Sementara untuk tenaga pengajar, minimal guru tersebut bisa menghafal 5 juz baru dinilai mampu sebagai pengajar tahfizul Quran.

UPDATE Pernyataan Menohok Mahfud MD pada Amien Rais Terkait Kasus Ratna Sarumpaet

Budiman Sudjadmiko Menguak Drama Kebohongan Ratna Sarumpaet, Bilang Dirancang Kubu Prabowo

“Khusus masing-masing wali kelas, sambung dia, minimal dapat menghafal satu juz yakni juz 30 di Al-Qur’an," pungkasnya. 

Amatan di lokasi, puluhan pelajar dari MIS Nurus Salam yang mayoritas berusia 8 sampai 9 tahun itu, tampak antusias menyaksikan dan mendengarkan peserta lomba hifzh 1 juz di venue Lapangan Istana Maimun. Mereka duduk rapi tepat di depan layar monitor yang menampilkan surat di Al-Qur’an sesuai yang dibaca peserta lomba. 

Taurus Jangan Terlalu Keras terhadap Orang Lain, Scorpio saatnya Introspeksi Diri

Prakirawan BBMKG Wilayah I Sebut Hujan di Medan Berlangsung Hingga pukul 13.00 WIB

Para guru yang ikut mendampingi pun tampak mengawal ketat mereka agar tertib dan tidak terpisah dari rombongan. Sekitar 30 menit berada di veneu tersebut, puluhan pelajar MIS Nurus Salam melanjutkan perjalanan menuju Lapangan Merdeka dengan menggunakan bus gratis yang telah disediakan. 

Dzulmi Eldin Antar Langsung Uang Tunai Rp 600 Juta Sumbangan Warga Medan ke Palu

Pada dua hari sebelumnya, sebenarnyavenue Lapangan Istana Maimun ramai dikunjungi pelajar SD maupun SMP dari Kota Medan dan Deliserdang. Namun, para pelajar tersebut hanya sekadar singgah di Istana Maimun untuk berwisata, tidak sampai menyaksikan perlombaan cabang hifzh 1 juz dan 5 juz. 

(Cr19/Tribun-Medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved