Perampok Buntuti Bendahara PPK Dari Bank Hingga ke Rumah, Uang Rp 115 Juta Raib

Petugas Satreskrim Polres Langkat menyebut hilangnya uang Rp 115 juta yang dibawa oleh Bendahara PPK Pangkalan Susu, Muya Wati (41) murni perampokan.

Perampok Buntuti Bendahara PPK Dari Bank Hingga ke Rumah, Uang Rp 115 Juta Raib
net.ilustrasi
Perampokan rekayasa 

Ia mengatakan, sebelum dirampok, korban pergi berdua bersama rekannya bernama Yusni ke BRI Cabang Brandan. Di sana, mereka mengambil uang Rp 220 juta.

Setelah berada di dalam mobil, uang dipecah dua. Sebesar Rp 115 juta dipegang Muya, dan Rp 105 juta dipegang Yusni.

Keduanya sempat singgah di rumah makan pelabuhan kawasan Pangkalan Susu. Usai makan, Muya mengantarkan Yusni ke Kantor Camat Pangkalan Susu.

Sementara itu, Muya pulang ke rumahnya di Dusun I, Desa Tanjung Pasir mengendarai mobil Toyota Calya BK 1964 PL.

Baca: Sempat Lari Kocar-kacir Karena Dikepung, Pelaku Perampokan Pengusaha Kilang Padi di Porsea Dibekuk

Setibanya di depan rumah, Muya turun hendak membuka pagar. Saat itu lah kedua pelaku datang dari arah belakang.

Mereka merampas tas berisi uang yang dipegang oleh Muya.

Terjadi aksi saling tarik, namun Muya terjatuh karena kalah tenaga.(dyk)

Terancam Tidak Gajian
Perampokan Bendahara PPK Pangkalan Susu, Muya Wati menghebohkan banyak pihak.

Sebab, uang yang dirampok rencananya akan digunakan untuk membayar honor/gaji PPK dan PPS Kecamatan Pangkalan Susu.

Gara-gara peristiwa ini, PPK dan PPS pun terancam tidak gajian.

Halaman
123
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved