Aturan Baru, Laga akan Diberhentikan Bila Ada Hinaan! Ini Respons SMeCK Hooligan

Aturan barunya, jika suporter berbuat tingkah laku yang menyinggung SARA, politik dan hinaan, maka laga akan diberhentikan.

Aturan Baru, Laga akan Diberhentikan Bila Ada Hinaan! Ini Respons SMeCK Hooligan
Tribun Medan/Ilham
Sekjend SMeCK Hooligan, Bani Gultom 

Laporan Wartawan Tribun Medan Ilham Fazrir Harahap

 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PSSI telah merilis regulasi baru untuk suporter pascaterjadinya suporter yang meninggal beberapa waktu lalu.

Aturan barunya, jika suporter berbuat tingkah laku yang menyinggung SARA, politik dan hinaan, maka laga akan diberhentikan.

Terkait regulasi baru itu, Kelompok Suporter PSMS, SMeCK Hooligan tak setuju dengan hal itu.

Menurut Sekjend SMeCK Hooligan, Bani Gultom, aturan tersebut bisa menguntungkan satu pihak.

"Terlalu berlebihan apabila pertandingan harus diberhentikan, regulasi tersebut memiliki celah utk menguntungkan satu pihak. Contohnya, apabila satu tim sudah unggul dan suporter dari klub yang sedang unggul tersebut menyanyikan chant rasis, kalau pertandingan diberhentikan otomatis menguntungkan tim yang lagi unggul dong?," kata Bani kepada Tribun, Jumat (12/10/2018).

Langkah ke depan, Bani meminta PSSI mengkaji lagi regulasi tersebut. Sebab, setiap tim sangat untui jika pada pertandingan sudah unggul. Setidaknya ada pilihan lain dengan regulasi itu.

"Semoga digodok kembali aturan itu. Definisi rasis juga masih rancu. Kita tentu tidak mau ada yang menguntungkan satu pihak. Jangan sampai sepak bola kita tidak enak dilihat," ungkapnya.

(lam/tribun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help