Kapolda Sumut Minta Masyarakat Tidak Percaya Soal Isu Anggur Berformalin dan Apel Berlapis Lilin

Berdasarkan sidak pasar yang telah dilakukannya beberapa waktu lalu, tidak ada ditemukan adanya anggur berformalin atau apel berlapis lilin

Kapolda Sumut Minta Masyarakat Tidak Percaya Soal Isu Anggur Berformalin dan Apel Berlapis Lilin
Tribun Medan Sofyan Akbar
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto saat berkomunikasi dengan pedagang penjual pisang di Pasar Petisah, Selasa (9/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Isu yang beredar mengenai anggur berformalin dan apel berlapis lilin tengah merebak di media sosial (medsos).

Tentunya, isu tersebut sangat meresahkan masyarakat karena dikhawatirkan akan berdampak bagi kesehatan bila mengkonsumsinya.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, padahal isu tersebut sama sekali tidak benar. Karena kata dia, berdasarkan sidak pasar yang telah dilakukannya beberapa waktu lalu, sama sekali tidak ada ditemukan adanya anggur berformalin atau apel berlapis lilin itu beredar.

"Isu anggur berformalin dan apel berlapis lilin yang beredar di media sosial tersebut tidak benar," katanya, Jumat (12/10/2018).

Maka dari itu, Agus meminta agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terklarifikasi. Sebab dengan adanya isu ini justru bisa merugikan petani.

"Isu ini bisa merugikan petani. Jadi masyarakat jangan mudah percaya," katanya.

Untuk memastikan kebenarannya, sambung Agus, pihaknya juga telah melakukan tatap muka dan klarifikasi dengan para pedagang terkait isu anggur berformalin dan apel berlapis lilin ini.

Kontrakan Tertimpa Longsoran Pondasi Rumah di Sibolga, Empat Orang Meninggal Dunia

Menguak Skandal Atlet Kento Momota, Tepergok Tidur Sekamar dengan Sesama Atlet Bulu Tangkis

5 Fakta Istri Khabib Nurmagomedov Misterius & Menguak Ricuh Duel dengan Conor McGregor

Tidak hanya itu, sambung orang nomor satu di Polda Sumut ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Balai Karantina Peternakan (BKP) juga telah melakukan pengecekan langsung.

"Kita sudah minta BPOM dan BKP mengecek, apakah anggur betul yang kita lihat di media sosial mengandung formalin, kemudian apel yang banyak lilin dan lain sebagainya disampaikan pihak karantina dan BPOM ternyata itu tidak benar,"ujarnya.

Forum Kiai Muda Minta Santri Tidak Hanya Jago Agama tapi Punya Skill, Knowledge dan Atitude

Susanto Digebukin Warga yang Kesal setelah Peras dan Tusuk Kaki Korbannya

Yasyir Ridho Jabat Ketua Harian DPD Golkar Sumut, Riza Fachrumi Gantikan Irham Buana

Untuk itu, pria dengan bintang dua dipundaknya ini berharap agar selalu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.

Menurutnya, jangan mudah mengatakan hal yang sebenarnya tidak ada, tetapi malah di ada-adakan.

Peserta MTQN XXVII Asal Banten Kaget Penonton Ajak Foto Bareng 

Bupati Dukung OTAROSE Sejahterakan Seniman Pencipta Lagu Karo

"Mohon kita sekalian menginformasikan secara benar kepada masyarakat, jangan sampai merugikan petani-petani kita terutama yang produk-produk lokal. Hal yang sebenarnya tidak ada, jangan diada-adakan, sehingga membuat konsumen ketakutan untuk membeli hasil produksi pertanian kita,"ujarnya.

(Akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved