Kasus Korupsi Tugu Mejuah-juah, Sumanggar: Bila Terbukti Rencana Disidangkan di PN Medan

Ia menyebut, hingga kini sesuai penyidikan Kejari Karo ada empat nama yang masih ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus Korupsi Tugu Mejuah-juah, Sumanggar: Bila Terbukti Rencana Disidangkan di PN Medan
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Kasipenkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Beberapa waktu lalu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanah Karo resmi menetapkan empat tersangka kasus korupsi proyek pembangunan Tugu Mejuah-juah dengan pagu Rp 679.573.000 Tahun Anggaran 2018.

Untuk tahapan peradilan, direncanakan keempatnya akan didaftarkan dalam sidang di Pengadilan Negeri Medan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasipenkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara Sumanggar Siagian yang juga menerangkan bahwa berkas para terdakwa sejauh ini masih dalam tahap penyidikan oleh Kejari Karo.

''Kalau terbukti korupsi akan kita bawa ke Pengadilan Tipikor Medan, nanti keempatnya akan disidangkan di sana, tapi kita tunggu bagaimana hasilnya dari Kejari Karo,'' tutur Sumanggar kepada Tribun Medan.

Namun demikian saat Tribun Medan menanyakan status tersangka dan kemungkinan adanya tersangka baru, Sumanggar mengatakan belum mengetahui.

Ia menyebut, hingga kini sesuai penyidikan Kejari Karo ada empat nama yang masih ditetapkan sebagai tersangka.

''Sejauh ini masih itu ya, belum ada. Nanti kita kabari perkembangannya," pungkas mantan Kasi Pidum Kejari Binjai tersebut.

Diketahui, Kejari Karo menetapkan empat nama terkait dugaan kerugian negara yang ditaksir oleh audit BPK RI, adalah berjumlah Rp.571.720.387. keempat nama tersebut yakni Kepala Dinas Perkim Karo Candra Tarigan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Radius Tarigan.

Kemudian ada nama Direktur CV Askonas Konstruksi Utama Roy Hefry Simorangkir dan Edi Perin Sebayang selaku pelaksana proyek.

Namun demikian disinyalir uang kerugian negara telah dibayarkan oleh pihak rekanan secara bertahap ke Bendahara Umum Daerah sejak Juli 2017. Kabar terakhir yang dihimpun Tribun, Senin (8/10/2018) lalu, Kejari Karo menggeledah kantor Badan pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karo terkait dugaan korupsi ini.

(cr15/Tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved