Sembilan Nelayan Ketahuan Bawa Peledak

Petugas Direktorat Polisi Air Polda Sumut yang bertugas di Unit Markas Tapanuli Tengah mengamankan satu unit kapal ikan berbendera Indonesia

Sembilan Nelayan Ketahuan Bawa Peledak
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
Polair Polda Sumut tangkap nelayan gunakan bahan peledak untuk tangkap ikan. 

MEDAN,TRIBUN-Petugas Direktorat Polisi Air Polda Sumut yang bertugas di Unit Markas Tapanuli Tengah mengamankan satu unit kapal ikan berbendera Indonesia.

Kapal dengan muatan satu orang nakhoda dan delapan awak kapal itu membawa peledak untuk menangkap ikan.

Kapal tersebut diamankan di kawasan perairan Pulau Tungkus Nasi, Kabupaten Tapteng.

"Saa kami amankan, kapal dengan nama KM Cahaya Abadi itu hendak menangkap ikan dengan bahan peledak berbahaya.

Perbuatan para nelayan ini bisa merusak terumbu karang," kata Direktur Polisi Air Polda Sumut, Kombes Yosi Muhamartha, Kamis (11/10).

Ia mengatakan, selain merusak terumbu karang, penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan dapat merusak ekosistem laut.

Baca: Tangkapi Nelayan Pakai Pukat Trawl, Ini Komentar Kapolda Sumut Suruh Bupati Cari Solusi

"Sudah sering laporan masuk mengenai nelayan yang menggunakan bahan peledak ini.

Sehingga, peristiwa semacam ini menjadi atensi pimpinan," kata Yosi.

Ia menjelaskan, nelayan seharusnya paham, bahwa penggunaan bahan peledak dalam menangkap ikan juga dapat merugikan penggunanya.

Tak jarang, mereka yang menggunakan peledak ini kehilangan anggota tubuh, bahkan meninggal dunia karena alat tangkapnya itu.

Halaman
12
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved