Setelah Perak, Mahasiswa Difabel dari Unimed Ini Sabet Perunggu pada Asian Para Games 2018

Eko yang adalah Atlet para atletik Indonesia ini memperoleh Medali Perunggu dengan catatan waktu 53,16 detik.

Setelah Perak, Mahasiswa Difabel dari Unimed Ini Sabet Perunggu pada Asian Para Games 2018
TRIBUN MEDAN/HO
Eko Saputra, Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed saat menerima medali perunggu melalui nomor lari 400 meter T12 pada ajang Asian Para Games 2018.

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Eko Saputra, Mahasiswa difabel asal Universitas Negeri Medan (Unimed) kembali menorehkan prestasi yang mengharumkan nama Indonesia dan kampusnya di ajang Asian Para Games tahun 2018.

Eko Saputra yang merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed kembali menorehkan prestasi dengan meraih medali perunggu dari cabang olahraga Para Atletik dinomor 400 meter putra T12.

Eko yang adalah Atlet para atletik Indonesia ini memperoleh Medali Perunggu dengan catatan waktu 53,16 detik. Untuk medali emas diraih atlet asal Iran Alinajimi Vahid dengan catatan waktu 49,98 detik. Medali perak diraih oleh Atlet asal Vietnam, Khanh Minh Pham Nguyen dengan catatan waktu 50,94 detik. Pertandingan dilaksanakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Sebelumnya, Pada ajang Asian Para Games tahun 2018 ini Eko juga sudah lebih dulu berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan menyumbangkan medali perak melalui nomor lari 200 meter T12. Eko meraih medali perak dengan waktu tempuh 23.17 detik.

Baca: Eko Saputra, Mahasiswa Difabel dari Unimed Sabet Medali Perak pada Asian Para Games 2018

Eko Saputra, Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed menyabet medali perak melalui nomor lari 200 meter T12 pada ajang Asian Para Games 2018
Eko Saputra, Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Unimed menyabet medali perak melalui nomor lari 200 meter T12 pada ajang Asian Para Games 2018 (TRIBUN MEDAN/HO)

Dihubungi Tribun Medan atas keberhasilannya meraih medali kedua , Eko Saputra turut mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan atas prestasinya itu. Sebab, menurut Eko, awalnya nomor 400 meter bukan merupakan nomor yang menargetkan untuk medali. Namun karena akhirnya ada peluang medali perunggu, Eko pun bersemangat untuk meraihnya.

"Ya Alhamdulillah. Karena kan sebenarnya, 400 itukan bukan nomor yang ditargetkan , tapi saya pikir-pikir ada kesempatan kenapa gak diambil gitu. Jadi ada peluang perunggu kalau dilihat dari limitnya," ujarnya, Jumat (12/10/2018).

Bagi Eko, Mewakili Indonesia pada asian para games merupakan kebanggaan tersendiri untuk saya terlebih lagi untuk keluarga dan Unimed. Dia pun turut berterimakasih atas dukungan dari semua pihak, khususnya untuk supporter, official, sukarelawan dan Unimed yang selalu memberikan saya doa dan semangat.

Ke depan, Eko berharap bisa memberi yang terbaik lagi untuk kompetisi selanjutnya yakni dia ajang Asean Para Games tahun 2019 yang rencananya akan digelar di Filipina. Dirinya pun menargetkan untuk bisa meraih emas untuk nomor lari 100, 200, dan 400 meter.

Lebih lanjut, melalui Tribun Medan, Eko juga turut memberi motivasi kepada Para penyandang difabel agar tidak menyerah dalam menjalani hidup dan tetap bersemangat untuk mengukir prestasi.

"Bagi teman-teman yang mengikuti olahraga, apalagi yang memiliki kekurangan jangan patah semangat," tutupnya.

Di tempat berbeda Rektor Unimed Prof. Syawal begitu mendengar kabar gembira ini mengucapkan rasa syukurnya dan juga memberi ucapan selamat kepada Eko Saputra.

“Selamat kepada Eko Saputra yang kembali berhasil menyumbangkan medali perunggu kepada Indonesia di event internasional ternama Asian Para Games 2018. Rasa syukur dan bangga kami sampaikan atas prestasi ini, prestasi ini sangat kami apresiasi,” ujar Prof Syawal.

Ia juga mengatakan bahwa prestasi ini merupakan suatu kebanggaan karena mengharumkan nama Unimed di kanca Internasional khususnya di bidang Olahraga.

(cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved