Susanto Digebukin Warga yang Kesal setelah Peras dan Tusuk Kaki Korbannya

Pasalnya pria berkulit gelap ini nekat melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan sebuah gunting.

Susanto Digebukin Warga yang Kesal setelah Peras dan Tusuk Kaki Korbannya
Tribun Medan / M Fadli
Pelaku penganiaya diamankan petugas di mapolsek Sunggal, Jumat (12/10/2018). 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Susanto alias Anto (38) warga Jalan Pinang Baris Gang Pendidikan Pasar V kelurahan Lalang Kecamatan Medan sunggal, kini mendekam di balik jeruji besi Polsek Sunggal.

Pasalnya pria berkulit gelap ini nekat melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan sebuah gunting.

Informasi yang dihimpun melalui Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi mengatakan, kejadian awal pada Sabtu (6/10/2018) sekitar pukul 06.00 WIB, di simpang Kampung Lalang.

Saat itu korban dari Rantauprapat dan tiba di simpang Kampung Lalang, Jalan Pinang Baris dan berencana mencari becak untuk menuju rumahnya.

"Saat korban mau mendekati sebuah becak, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang tidak dikenal menghampirinya. Langsung nanya kepada korban mau ke mana. Korban menjawab 'mau pulang'," ujarnya Jumat (12/10/2018).

Sembari menuju ke becak sewa tersebut, sambung Kapolsek, pelaku meminta kepada korban 'sini uang makan' sambil mengarahkan gunting ke kakinya.

Kontrakan Tertimpa Longsoran Pondasi Rumah di Sibolga, Empat Orang Meninggal Dunia

Menguak Skandal Atlet Kento Momota, Tepergok Tidur Sekamar dengan Sesama Atlet Bulu Tangkis

 5 Fakta Istri Khabib Nurmagomedov Misterius & Menguak Ricuh Duel dengan Conor McGregor

"Karena tidak diberi oleh korban. Pelaku kemudian beberapa kali menusuk kaki korban, karena ditangkis oleh korban menggunakan tangan, sehingga ia mengalami luka gores di pergelangan tangan kiri dan tangan kanannya," ujarnya.

Yasyir Ridho Jabat Ketua Harian DPD Golkar Sumut, Riza Fachrumi Gantikan Irham Buana

Bek PSMS Kecewa Laga Lawan PS Tira Dimundurkan, Tak Sabar Tumbangkan The Army di Kandang

Korban kemudian pergi dan melaporkan hal yang dialaminya dan mengadukannya kepada orang tuanya.

Tak lama kemudian, korban bersama teman mendatangi pelaku. Beruntung tim pegasus melihat hal tersebut dan menyelamatkan pelaku dari amukan massa.

Hakim Tolak Prapid Azhar Bintang Soal SKPI Bupati Dairi Terpilih, Gakkumdu: Putusan Bijaksana

Bupati Dukung OTAROSE Sejahterakan Seniman Pencipta Lagu Karo

Pelaku kemudian diboyong ke mapolsek Sunggal. Dari tangan pelaku, polisi amankan satu buah gunting.

"Pelaku disangkakan Pasal yg dipersangkakan 351 subs 335 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman Hukuman minimal 5 tahun penjara," ujar Kompol Yasir Ahmadi.

(cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved