Jual Barang Bekas Beragam Perabotan Rumah Tangga di Garage Sale Teknik Lingkungan USU

Tahun ini, Universitas Sumatera Utara atau USU akan menjadi tuan rumah dari kegiatan tahunan Ikatan Mahasiswa

Jual Barang Bekas Beragam Perabotan Rumah Tangga di Garage Sale Teknik Lingkungan USU
Mahasiwa Teknik Lingkungan USU menggelar Garage Sale di lapangan Teknik Arsitektur USU Jalan Perpustakaan, Kampus USU, Padang Bulan, Medan, Sabtu (13/10/2018) (Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tahun ini, Universitas Sumatera Utara atau USU akan menjadi tuan rumah dari kegiatan tahunan Ikatan Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia (IMTLI).

Kegiatan tersebut akan digelar di BPPAUD dan DIKMAS Jalan Kenanga Raya nomor 64 Tanjung Sari, Medan Selayang, pada 27-28 Oktober 2018.

"Acara ini dinamakan IEESS atau Indonesia Environmental Engineering Summit. Dimana seluruh mahasiswa teknik lingkungan se Indonesia akan berkumpul di USU. Ada dari ITB, UI, sampai universitas yang ada di Indonesia Timur juga akan ikut," tutur Ketua Panitia IEESS Samuel Evan Firdau, Sabtu (13/10/2018).

Untuk itu mereka menggelar beragam aksi penggalangan dana. Salah satunya adalah Garage Sale. Acara ini digelar di lapangan Teknik Arsitektur USU Jalan Perpustakaan, Kampus USU, Padang Bulan, Medan, Sabtu (13/10/2018).

Pada Garage Sale tersebut mereka menjual beragam perabotan rumah tangga seperti dispenser, kipas angin, lemari, cermin, meja belajar, dan lain-lain.

Barang-barang ini merupakan barang milik orang lain yang dititipkan untuk dijual pada Garage Sale ini.

"Ide awal buat kegiatan ini sebenarnya dari tukar pikiran sama teman-teman IMTLI kampus lain seperti di Jawa. Kalau di Jawa, Garage Sale ini sudah umum digelar, tapi di Medan jarang sekali. Jadi kami pikir ini peluang untuk menarik minat orang," tutur Sharing Committee Samuel, Echy Manik.

Echy menuturkan seluruh barang yang dititip jual pada Garage Sale tersebut adalah barang milik mahasiswa yang sudah tidak diperlukan lagi dengan alasan sudah selesai kuliah dan akan segera pindah kos-kosan.

"Kalau barangnya enggak laku, ya kami balikkan lagi ke orangnya. Itu sudah kesepakatan kok. Dan pemilik barang juga sudah menyetuji sebelumnya. Seluruh barang di sini dijual mulai Rp 30 ribu hingga Rp 300 ribu," tutur Echy.

Halaman
12
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help