Laga Ditunda, Nil Maizar Kecewa Berat

Pelatih PS Tira, Nil Maizar mengaku kecewa dengan keputusan PSSI yang menunda laga PSMS-PS Tira

Laga Ditunda, Nil Maizar Kecewa Berat
net/google
Pelatih PS Tira, Nil Maizar. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pelatih PS Tira, Nil Maizar mengaku kecewa dengan keputusan PSSI yang menunda laga PSMS-PS Tira karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan. "Kita ikuti regulasi dari Liga Indonesia. Kecewalah, karena anak-anak sudah banyak berkobannya. Seharusnya bertanding besok, tapi dibatalin dan disuruh main Sabtu. Kita kan tidak mau main sabtu," ungkapnya.

Nil menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, PS Tira tetap menyetujui pergantian jadwal tersebut namun dengan catatan berpatokan dengan regulasi Liga 1 pasal 8 ayat 6-7. Menurut Nil, laga yang ditunda tersebut akan dilangsungkan di tempat netral dan seluruh biaya pertandingan dibebankan oleh pihak tuan rumah.

"Jadi kita kembalikan ke aturan Liga sesuai dengan pasal 8 ayat 6 sampai 7. Kita kan tidak ada apa-apa. Jadi kita kembalikan ke regulasi di pasal 8 ayat 6 dan 7. Kalau pertandingan ini dibatalkan dan disetujui oleh liga berarti pertandingan ini nantinya ditempat netral dan biaya ditanggung oleh tuan rumah," katanya.

Baca: Kepolisian Tidak Memberi Izin, Laga PSMS vs PS Tira Ditunda

Ia menjelaskan pihak tuan rumah harus mengikuti dan menyetujui aturan tersebut agar pertandingan tunda ini dapat terlaksana. "Kita harus ikut itu dan mereka (PSMS) harus menyetujui nya dan itu sesuai manajemenlah. Intinya cuma itu saja. Bukan kita tidak mau. Kita sesuai dengan liga saja," jelasnya.

Nil tak menyebutkan, kalau keadaan di tempat netral nantinya akan menjadi keuntungan buat timnya. Namun ia ingin peraturan liga tetap berjalan sesuai ketentuan. "Tidak ada yang positif dan negatif dari laga ini. Kita ikuti aturan yang ada dan tidak keluar dari jalur. Kita tidak menyalahkan siapa-siapa dan kita tidak menuduhkan siapa-siapa. Jadi, jangan terjadi lagilah, tidak boleh," tuturnya.(*)

Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help