Terapkan Absensi Elektronik, Bupati Pakpak Bharat Diganjar Anugerah Kihajar 2018 

Remigo menyebutkan bahwa capaian ini merupakan buah manis dari kerja keras bersama untuk mewujudkan Kabupaten Pakpak Bharat

Terapkan Absensi Elektronik, Bupati Pakpak Bharat Diganjar Anugerah Kihajar 2018 
Tribun Medan/ Pemkab Pakpak Bharat
Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu menerima penghargaan Anugerah Kihajar 2018 yang diserahkan Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi pada Jumat (12/10/2018) malam di The Sultan Hotel, Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SALAK - Kepedulian Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu terhadap Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk pendidikan berbuah dengan raihan penghargaan.

Kepedulian dan komitemen dibidang pendidikan orang nomor satu di Kabupaten Pakpak Bharat itu mendapat apresiasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sehingga Remigo mendapatkan raihan Anugerah Kihajar 2018 yang diserahkan Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi pada Jumat (12/10/2018) malam di The Sultan Hotel, Jakarta.

Remigo menyebutkan bahwa capaian ini merupakan buah manis dari kerja keras bersama untuk mewujudkan Kabupaten Pakpak Bharat yang lebih baik sesuai dengan visi dan misi.

"Harus ada skenario berjenjang dalam penerapan model pendidikan berbasis TIK yang didasari atas kemampuan sekolah dalam menyerap dan mengimplementasikan teknologi informasi dan komunikasi," tegas Bupati, Sabtu (13/10/2018).

Apalagi menurut Remigo, Kabupaten Pakpak Bharat merupakan kabupaten satu-satunya di Sumatera Utara yang meraih penghargaan ini. Sedangkan di Pulau Sumatera, hanya bersama Kota Bukittinggi.

Viral Pembelaan Tuan Guru Bajang (TGB) pada Jokowi terkait Alfatekah di MTQ Medan, Nih Videonya

5 Fakta Penyekapan 3 Gadis di Medan, Termakan Bujuk Rayu Dicekoki Pil Anti Hamil hingga Kabur

Warga Medan Adukan Masalah Parit ke Hotman Paris: Halo Lurah Brayan Kota dan Camat Medan Barat

Ia juga menyampaikan bahwa kemajuan teknologi yang luar biasa telah merubah cara pandang dan perilaku masyarakat dalam menghabiskan waktu untuk bekerja mengatasi permasalahan. Kemajuan TIK menjadi paradigma baru dimasyarakat dalam menjalankan aktifitas kehidupan, salah satunya di Kabupaten Pakpak Bharat yaitu e-absensi.

Ditanya Soal Isu Perselingkuhan Presiden AS, Ini Jawaban Melania Trump

UPDATE Banjir Bandang, 17 Murid Madrasah Ditemukan Selamat, 11 Meninggal, Ini Identitas Korban

Dirkrimum Polda Sumut Kombes Andy Ryan Ngiler Lihat Lintasan Berbahaya saat Ngetrail

"Memang masih banyak yang harus kita kejar, tapi menurut saya ini sungguh capaian yang besar, berbagai aplikasi sudah kita terapkan seperti e-absensi siswa, karena banyak kejadian orang tua itu kewalahan keberadaan anaknya. Dengan e-absensi ini orang tua tidak perlu khawatir karena bisa melihat kegiatan anaknya," sambungnya.

Sementara itu Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi menyampaikan perkembangan TIK akan semakin meningkatkan kinerja dan TIK akan menjadi bagian kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.

"Dengan TIK, anak-anak akan mendapatkan pembelajaran luar biasa sehingga akan semakin berkembang dalam belajar," kata Didik.

KPK Tahan Fahru Rozi di Pomdam Jaya Guntur, Minta Para Tersangka Lain Kooperatif

Desa Sikara-kara IV Terisolir Pascabanjir Bandang yang Merusak Akses Jalan, Warga Minta Dievakuasi

Adapun pada Anugerah Kihajar tahun 2018 ini mengangkat tema ‘Pendayagunaan TIK Pendidikan dan Kebudayaan dalam Menyiapkan Generasi Milenial Menghadapi Revolusi Industri 4.0’.

Selain Remigo, 15 kepala daerah lainnya di Indonesia turut mendapat penghargaan yang sama diberikan Kemendikbud. Serta beragam penghargaan lainnya untuk berbagai kategori bagi pelajar dan tenaga pendidik.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved