HIPMI Siap Mendukung Program dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Kota Medan

HIPMI memiliki peran dan tanggung jawab dalam pengembangan kewirausahaan dan menumbuhkembangkan potensi pengusaha

HIPMI Siap Mendukung Program dan Berperan Aktif dalam Pembangunan Kota Medan
Ketua Umum BPC HIPMI Medan, Rio Adrian Sukma SH, M.Kn bersama pengurus HIPMI Medan, HIPMI bermitra dengan pemerintah untuk mendobrak anak-anak muda agar bisa berwirausaha sehingga menjadi wiraswasta. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Natalin

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memiliki peran dan tanggung jawab dalam pengembangan kewirausahaan dan menumbuhkembangkan potensi pengusaha muda yang profesional dan bertanggung jawab.

Ketua Umum BPC HIPMI Medan, Rio Adrian Sukma SH, M.Kn. mengatakan HIPMI bermitra dengan pemerintah untuk mendobrak agar anak-anak muda bisa berwirausaha sehingga menjadi wiraswasta.

"BPC HIPMI Medan siap mendukung pemerintah dalam berperan aktif untuk mengembangkan program pembangunan Kota Medan,”ucapnya, Minggu (14/10/2018)

Ia mengatakan dengan menjadi anggota HIPMI, para pengusaha muda akan diberikan peluang usaha, mentoring dari para pengusaha senior, membuka peluang usaha dan menambah networking agar para pengusaha muda semakin mengembangkan usahannya ke berbagai daerah.

"Anggota HIPMI Medan lebih kurang 200 orang. Di sini kita bisa punya koneksi sesama pengusaha muda, kita juga mendapatkan mentoring dari senior, sharing bisnis dan lainnya," ungkapnya.

Beberapa program kerja yang menjadi visi dan misi HIPMI antara lain memberikan pelatihan kepada pengusaha muda guna mengembangkan bidang usahanya dan membangun jiwa kepemimpinan para pengusaha muda.

Ia menuturkan pihaknya juga berkerjasama dengan perbankan untuk membuat seminar bagi UMKM dan memperkenalkan wirausaha sejak dini kepada para mahasiswa di kampus.

"Untuk menjadi anggota HIPMI harus punya usaha berbadan hukum, kalaupun UMKM harus ada surat dari lurah. Usia maksimal menjadi anggota 40 tahun, baik untuk laki-laki dan perempuan. Kita ada juga iuran yang harus dibayar tapi tidak terlalu memberatkan," ujar Rio.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Bidang OKK HIPMI, Sayed Abdurrahman mengatakan, sebagai pengusaha muda diperlukan kerja keras, serta bisa memimpin dan melihat peluang.

"Jadi pengusaha harus bisa menjadi pemimpin yang baik, untuk jadi pemimpin yang baik enggak hanya kuliah, belajar dari buku tapi ada proses yang harus dilalui, kita pun harus bisa melihat peluang," ucap Sayed.

"Salah satu benefit menjadi anggota HIPMI, para pengusaha muda dapat saling berkolaborasi. Kita saling menjalin kerjasama, mendukung dan bersinergi. Kita berkolaborasi di HIPMI, tujuannya agar kita bisa melihat peluang," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan, Bendahara Umum HIPMI, Rhandy Marwan BBA mengatakan walaupun memulai bisnis usaha itu susah, dan banyak rintangan, namun harus tetap dihadapi dengan usaha dan kerja keras.

"Dengan usaha dan kerja keras, bisnis kita pasti berbuah, nikmatilah lika-liku perjuangan ini. Dengan HIPMI, kita bisa bantu usaha sendiri, kita juga bisa bantu usaha lainnya. Pengusaha tanpa relasi, kita bukan apa-apa," ucap Rhandy.

(cr13/tribun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved