Ini Penjelasan BKD Deliserdang soal Pelamar CPNS hingga Antrean Panjang

Banyak pelamar yang menulis lamarannya hanya dengan satu rangkap padahal yang diminta dua rangkap.

Ini Penjelasan BKD Deliserdang soal Pelamar CPNS hingga Antrean Panjang
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Suasna di kantor BKD Deliserdang tampak begitu ramai karena didatangi ribuan pelamar CPNS, Senin (15/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM - Pelaksana Tugas Kepala BKD Deliserdang, Rustama Sagala mengatakan antrian panjang yang dialami oleh pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bisa terjadi lantaran banyak pelamar yang kurang teliti melihat dan membaca pengumuman lamaran.

Banyak pelamar yang ketika sudah masuk ke ruang aula ternyata salah mengisi jurusan yang dilamar. Selain itu juga masih banyak pelamar yang menulis lamarannya hanya dengan satu rangkap padahal yang diminta dua rangkap.

"Kalau salah jabatan yang dilamar nanti orang BKN tidak mau mengeluarkan NIPnya kalau orangnya lulus. Sebenarnya Kitakan hanya menerima berkas tapi kenyataannya banyak pelamar yang masih memberkasi ketika sampai di kantor kita. Adalah yang baru buat lamaran karena hanya satu rangkap dibuatnya dari rumah, ya macam-macam lah salahnya makanya jadi menumpuk di luar. Harusnya untuk satu orang bisa cuma dibawah lima menit karena banyak yang bersalahan jadi lama jadinya. Seperi itulah kondisinya kalau pelamar bertanya sama kawannya apa syaratnya bukan dibaca bangus-bagus pengumumannya," kata Rustaman Senin, (15/10/2018).

Baca: Pelamar CPNS di BKD Deliserdang Jenuh Antre hingga Berjam-Jam

Ketika sudah sampai di dalam ruang aula, menurutnya tidak mungkin pelamar yang berkasnya kurang lengkap ataupun masih salah disuruh untuk keluar ruangan.

Ketika hal itu didapati pelamar pun bertahan di dalam ruangan karena akan membuat kecewa kalau mereka disuruh keluar kembali karena sudah susah payah untuk masuk. Disebut ada 30 orang pegawainya yang bertugas memverifikasi berkas lamaran pelamar.

"Kalau batas waktu untuk pendaftaran online hanya sampai nanti malam. Tapi kalau untuk penyerahan berkas sampai hari Rabu tanggal 17 Oktober pukul 16.00 WIB. Kenapa di Deliserdang pelamar harus mengantar lamarannya karena Menpan menyarankan agar ada pemeriksaan berkas faktual. Supaya jangan sampai banyak yang tidak lulus administrasi. Kalau bersalahan dan dikirim pakai kantor pos ya pasti banyak yang tidak lulus administrasinya," kata Rustama.

Diperkirakan jumlah pelamar yang akan datang ke BKD ini akan kembali bertambah karena saat ini berdasarkan data yang didapat sudah ada 13 ribuan calon pelamar yang mendaftar di online dan baru sekitar 9 ribuan yang baru menyerahkan berkas.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved