Lolos Tiga Kali Pemeriksaan di Bandara Kualanamu, Ternyata Sabusabu Disimpan di Telapak Sendal

Pada saat kasus ini dipaparkan di Bandara Kualanamu Selasa, (16/10/2018), polisi juga membawa dua orang tersangka lain yang juga wanita.

Lolos Tiga Kali Pemeriksaan di Bandara Kualanamu, Ternyata Sabusabu Disimpan di Telapak Sendal
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan menunjukkan sabu yang disimpan di dalam sendal oleh calon penumpang pesawat, Selasa (16/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM - Dua orang calon penumpang pesawat Citylink tujuan Kualanamu-Banjarmasin via Soekarno Hatta, Jakarta diamankan oleh petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Kualanamu yang dibantu oleh petugas kepolisian dari Polres Deliserdang.

Keduanya pelaku itu yakni Mirawati (23) dan Ernawati (33) yang merupakan warga Kabupaten Bireuen, Aceh.

Keduanya ditangkap pada Minggu, (14/10/2018) pagi sekira pukul 05.30 WIB di ruang tunggu bandara Kualanamu karena menyembunyikan sabu-sabu seberat 506 gram di telapak sendal yang dipakai. Mereka sudah sempat tiga kali lolos dalam pemeriksaan yang ada di bandara.

Pada saat kasus ini dipaparkan di Bandara Kualanamu Selasa, (16/10/2018), polisi juga membawa dua orang tersangka lain yang juga wanita dan merupakan calon penumpang pesawat yang hendak menyeludupkan sabu-sabu dari Bandara Kualanamu pada 4 September lalu.

Keduanya itu yakni Mursida (37) dan Khatijah (26) yang juga merupakan warga Bireuen, Aceh. Saat ditangkap keduanya ketahuan menyimpan sabu seberat 197, 5 gram di celana dalamnya.

Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan mengatakan meski kedua tangkapan ini berbeda waktunya dan mereka tidak saling mengenal namun disebut diduga penyuruhnya adalah orang yang sama.

Saat ini mereka pun masih terus melakukan pendalaman atas kasus ini. Meski untuk di bandara Kualanamu modus seperti ini baru pertama kali ditemukan namun dirinya pernah juga menemukan kasus seperti ini ketika bertugas di Pare-Pare.

"Tujuan pengiriman barang sama-sama mau dikirim ke Banjarmasin. Diduga orang yang menyuruh itu adalah orang yang sama dan sedang kita cari. Mereka ini hanya kurir yang diupahi dengan uang dan sudah mereka terima sebagian uangnya,"kata Eddy yang didampingi Kasat Narkoba, AKP Jama Purba.

Kepala Keamanan Bandara Kualanamu, Kuswadi menyampaikan awalnya petugasnya memang sudah curiga dengan gerak-gerik Mirawati dan Ernawati. Saat itu keduanya tampak gugup. Setelah dilakukan terhadap pemeriksaan badan dan barang bawaan selanjutnya dilakukanlah pemeriksaan sendal.

" Sendal yang merek pakai itu baru kemudian dimasukkan ke dalam mesin x Ray. Disitulah baru ketahuan kalau barang mereka sembunyikan ditelapaknya,"kata Kuswadi.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved