80 Persen Tahanan Narkoba, Kapolrestabes Medan: Masyarakat Harus Tolak Peredaran Narkoba

Peredaran narkoba masih menjadi atensi Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto bersama jajaran.

80 Persen Tahanan Narkoba, Kapolrestabes Medan: Masyarakat Harus Tolak Peredaran Narkoba
TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto saat memaparkan kasus di Mapolrestabes Medan beberapa waktu lalu, Rabu (17/10/2018). 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Peredaran narkoba masih menjadi atensi Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto bersama jajaran.

Data yang dihimpun Tribun Medan melalui Kapolrestabes Medan disela-sela kunjungan unit wartawan Polrestabes Medan dalam menjalin silaturahmi, Dadang mengatakan 80 persen tahanan yang diamankan merupakan kasus narkoba.

Hal tersebut merupakan perhatian khusus bagi jajaran kepolisian. Namun, Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan, polisi Polrestabes terus membasmi narkoba.

"Di mana untuk membasmi narkoba harus membangun masyarakat anti narkoba. Masyarakat harus membangun kualitas hidup secara sehat dan bebas narkoba," ujarnya.

Untuk memberantasnya, petugas terus melaksanakan, namun lanjut Dadang, narkoba harus diberantas dengan semua pihak.

"Kita  mendorong semua pihak-pihak agar kawasan-kawasan rawan narkoba bisa diatasi dengan program khusus.  Karena penindakan saja tidak bisa menyelesaikan permasalah narkoba. Data kami 80 persen itu kasus narkoba," kata Dadang.

Orang nomor satu di Polrestabes Medan ini mengatakan kejahatan begal dan jalanan lainnya, Alhamdulillah sudah turun.

"Saya meneruskan kebijakan bapak Kapolda di mana menciptakan Medan aman kondusif baik dari premanisme, narkoba dan Reklame. Untuk reklame Itu memang bukan tugas kami, namun kami mendorong hal tersebut agar terlaksana. Untuk khusus premanisme saya akan turun langsung, karena saya tidak mau masyarakat diganggu," katanya.

Tidak hanya premanisme, namun tertib berlalulintas juga menjadi atensi Kapolrestabes Medan.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved