Buka Posko GMHP di 16 Desa/Kelurahan, Respon Masyarakat Masih Minim

KPUD Dairi sejak 1 Oktober 2018 telah memerintahkan kepada seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)

Buka Posko GMHP di 16 Desa/Kelurahan, Respon Masyarakat Masih Minim
KPUD Dairi melakukan pertemuan dengan Bawaslu Dairi dan perwakilan partai politik dalam kegiatan Deklarasi GMHP di Sekretariat KPUD Dairi, Jalan Palapa No 5, Sidikalang. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - KPUD Dairi sejak 1 Oktober 2018 telah memerintahkan kepada seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk membuka posko layanan Gerakan Melindungi Hak Pemilih (GMHP) di 169 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Dairi.

Posko itu dibuka menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu RI yang menemukan adanya indikasi data ganda maupun data warga yang telah meninggal masih tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 yang telah ditetapkan pada September lalu.

Komisioner KPUD Dairi Divisi Program dan Data, Hartono Maha mengungkapkan meski telah dibuka selama 17 hari, keingintahuan masyarakat untuk mengetahui namanya masuk atau tidak ke dalam DPT Pemilu 2019 di posko yang terletak disetiap kantor desa/kelurahan masih minim.

"Respon masyarakat yang melakukan pencermatan di posko belum signifikan. Padahal tujuan kami membuka posko GMHP itu ingin melihat peranan masyarakat," sebut Hartono, Rabu (17/10/2018).

Bahkan, demi meningkatkan respon masyarakat itu, KPUD Dairi sebelumnya telah menyosialisasikan keberadaan posko GMHP ke sejumlah perkumpulan masyarakat, seperti kelompok perwiritan, arisan marga dan lainnya.

Sosialisasi juga dilakukan di rumah-rumah ibadah agar para pemuka agama menyampaikan kepada umatnya untuk mencermati namanya masing-masing di posko tersebut.

"Kami juga sudah melakukan pendekatan dan pengumuman ke tempat-tempat perkumpulan warga supaya masyarakat respon terhadap DPT yang sudah ditetapkan," kata Hartono.

Sementara, pada Rabu (17/10/2018) bertempat di sekretariat KPUD Dairi, Jalan Palapa No 5, Sidikalang dilakukan Deklarasi GMHP yang dihadiri oleh Bawaslu Dairi, perwakilan Disdukcapil Dairi dan perwakilan partai politik.

Sedangkan program GMHP ini merupakan program KPU yang dilaksanakan secara nasional dan akan berlangsung hingga 28 Oktober 2018.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved