Sentosa Panjaitan Hajar Wanita Simpanannya Karena Cemburu Dengar Telepon Pria Lain

Cemburu karena selingkuhannya mendapat telepon dari pria lain, Sentosa Panjaitan (42) tega menganiaya wanita simpanannya

Sentosa Panjaitan Hajar Wanita Simpanannya Karena Cemburu Dengar Telepon Pria Lain
KOMPAS.com/ Aji YK Putra
Adry Erwin Sentosa Panjaitan (42) ketika sedang berada di Polsek Kertapati Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (17/10/2018). Adry ditangkap petugas lantaran telah menganiaya selingkuhannya hingga babak belur karena cemburu. 

TRIBUN-MEDAN.com-Cemburu karena selingkuhannya mendapat telepon dari pria lain, Adry Erwin Sentosa Panjaitan (42) tega menganiaya wanita simpanannya, berinisial A (30) hingga babak belur.

Atas perbuatannya tersebut, kini Sentosa ditahan di Polsek Kertapati Palembang, Sumatera Selatan usai dilaporkan oleh korban, Rabu (17/10/2018).

Sentosa mengaku, mulanya antara ia dan korban bertemu untuk berkencan di salah satu kawasan Singadekane, Kecamatan Kertapati Palembang.

Ketika sedang berdua, mendadak A mendapat telepon dari pria lain hingga membuatnya cemburu.

“Lagi berdua, ada telepon dari pria lain. Dia bilang teman tapi telepon selalu diangkat jadi saya cemburu dan menganiayanya,” kata Sentosa.

Puas memukuli korban, Sentosa pun meninggalkan korban dan kembali beraktivitas tanpa mengetahui jika telah dilaporkan oleh A ke polisi.

Suami Tugas Kemanusiaan di Palu saat Istri Ditanggal Sakit, Pulang ke Rumah, Istri Meninggal Dunia

Kisah Pemburu Hantu yang Bantu Ruben Onsu, Menolak Diberi Uang Tapi Punya Permintaan

“Kami sudah pacaran selama tujuh bulan, saya juga sudah punya anak dan istri,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Kertapati AKP I Putu Suryawan menjelaskan, Sentosa ditangkap ketika sedang berada di kawasan Jalan Sriwijaya Negara KM 14 Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Kertapati Palembang.

Dari penangkapan tersebut, petugas juga mendapatkan barang bukti berupa narkoba jenis sabu paket kecil.

“Ada 2 paket kecil sabu dan 1 ditelan tersangka. Pelaku ditangkap atas laporan penganiayaan terhadap selingkuhannya, karena sudah dipukuli dan dicekik," kata Suryawan.

Adry pun kini terancam dikenakan pasal berlapis yakni pasal 341 KUHP tentang Penganiayaan dan Undang-undang narkotika dengan kurungan di atas lima tahun penjara.

“Pelaku juga mengaku menganiaya korban dalam kondisi mabuk, hasil tes urine positif narkoba,” ungkap Kapolsek.(*)

Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved