Warga Persiapkan Pemakaman Suniati, Korban Penculikan dan Pembunuhan di Batubara

Warga tampak saling bekerjasama dalam melakukan setiap pengerjaan. Ada yang mengukir nama di kayu yang dijadikan sebagai nisan sementara

Warga Persiapkan Pemakaman Suniati, Korban Penculikan dan Pembunuhan di Batubara
Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar
Warga mengetam kayu yang akan dipakai untuk keperluan pemakaman Suniati Kamis, (18/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Warga yang tinggal di dusun III Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang mempersiapkan rencana kedatangan jenazah terduga Suniati (50) korban penculikan dan pembunuhan sekeluarga. Kamis, (18/10/2018). Mereka pun sudah mengukir dan memotong papan untuk keperluan pemakaman.

"Ya inilah untuk persiapan saja," ucap warga.

Warga tampak saling bekerjasama dalam melakukan setiap pengerjaan. Ada yang mengukir nama di kayu yang dijadikan sebagai nisan sementara dan ada juga yang mengetam kayu.

Selain itu ada juga yang menggergaji papan dan memotongnya sesuai ukuran yang sudah ditentukan. Tampak juga di sekitar lokasi rumah korban mobil ambulan dari Rumah Sakit Keluarga Tanjung Morawa. 

Rencananya mobil akan berangkat ke rumah sakit Bhayangkara Medan untuk menjemput terduga jenazah Suniati. Satu persatu warga pun sudah berdatangan untuk bertakjiah.

Suniati merupakan satu di antara korban penculikan dan pembunuhan satu keluarga. Pada pekan lalu suaminya, Muhajir dan anaknya M Solihin sudah ditemukan jasadnya di aliran sungai Blumai.

Enam Orang Diamankan Polisi terkait Pembunuhan Satu Keluarga di Tanjungmorawa, Ini Statusnya

Pasha Ungu Ditolak DPRD Hingga Berurai Air Mata Mengaku Siap Diturunkan atau Mengundurkan Diri

Begini Respon Istana Ketika Keluarga Presiden Jokowi Disebut Dalam Kasus Korupsi

Sedangkan jasad terduga Suniati ini ditemukan dua hari sebelumnya di kawasan perairan laut Kabupaten Batubara.

 Anak pertama korban, Desi yang diwawancarai www.tribun-medan.com mengatakan kalau dirinya sudah melihat langsung mayat perempuan yang berada di rumah sakit Bhayangkara tersebut.

PKS Copot Kepengurusan DPW Sumut, Pengurus Lama Kompak Boikot Tak Hadir Pelantikan

Potret Lucunya Arsy Hermansyah Ikut Falling Star Challenge, Netizen Sampai Gemas Melihatnya

Potret Cantik Anak Kecil Korban Gempa-Tsunami Palu Mendunia, Netizen Minta Anak Ini Dijaga Baik-baik

Ia menyebut pergi ke rumah sakit dengan didampingi oleh pihak Polsek Tanjung Morawa. Ia berkeyakinan kalau mayat tersebut adalah ibu kandungnya.

"Saya yakin itu memang ibu saya bang. Ciri-cirinya, saya tanda sekali dan saya yakin itu memang benar ibu saya," ujar Desi yang ditemui di rumahnya Rabu sore.

Ganja Legal di Kanada, Masyarakat Rela Antre Berjam-jam Walaupun Cuaca Dingin

Kompol Taryono Raharja jadi Wakapolres Belawan, Kompol Rosyid Hartanto Jabat Kapolsek Medan Labuhan

Nasib Baik dan Keberuntungan Menghampiri Taurus, Ada Rezeki untuk Capricorn

Desi menjelaskan mayat tersebut memiliki luka timbul di bagian paha kanan sama seperti ibunya. Selain itu gigi depan bagian atas berukuran besar dan terdapat bekas kikir. Ini merupakan hal yang paling mudah untuk ia ingat.

Menantu Presiden Joko Widodo Dikabarkan Berkunjung ke Lokasi Banjir Bandang Madina

"Banyak persamaannya bang. Sama-sama ada bekas guratan di perut. Selain itu diselangkangannya juga ada guratan habis melahirkan gitu," kata Desi.

(dra/tribun-medan.com).

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved