Dewan Siantar Kunker Bawa Istri, Dosen Sosiologi: Itu Kerja atau Jalan-jalan

Katanya, meskipun tidak ditanggung APBD, semestinya dewan bisa memilah antara kerja dengan berlibur.

Dewan Siantar Kunker Bawa Istri, Dosen Sosiologi: Itu Kerja atau Jalan-jalan
Tribun Medan / Tommy Simatupang
Ilustrasi: DPRD Siantar 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Anggota DPRD Siantar melaksanakan kunjungan kerja selama empat hari di Denpasar, Bali. Ada 24 anggota dewan yang turut serta yang meliputi komisi I, II, dan III.

Komisi I melaksanakan studi banding tentang "Pengembangan Potensi Pariwisata serta Pengawasan Penataan Sarana dan Prasarana Publik.

Kunker yang dilaksanakan mulai tanggal 14 Oktober hingga 18 Oktober 2018 ternyata turut membawa istri. Bahkan, menampilkan foto mesra di pinggir pantai.

Ketua Komisi I DPRD Siantar Hotman Kamaludin Siantar dari Fraksi PDI Perjuangan tampak mengupload foto mesra bersama istrinya di Bali. Diketahui, Hotman berangkat kunker didampingi istrinya. Foto mesra itu pun diunggah ke media sosial facebook.

Sekretaris DPRD Siantar Wanden Siboro mengatakan APBD Siantar tidak menabggungjawabi akomodiasi istri anggota dewan.

"Gak ditanggung APBD. Gak ada peraturan yang melarang itu (membawa istri). makan-makan sendiri. tiket-tiket sendiri. Boleh saja dengan biaya sendiri,"katanya Jumat (19/10/2018).

Wanden mengatakan yang tak bisa ikut keluarga yakni workshop dan Bimtek. Wanden tak memberi komentar banyak tentang kegiatan Hotman Kamaludin beserta istrinya di Bali. Ia beralasan tidak satu tujuan.

Menanggapi ini, Pengamat Sosial dan Pemerintahan dari Universitas Sumatera Utara Agus Suriadi menilai anggota dewan yang membawa istri dalam rangka kunker tidaklah profesional.

Dosen Sosiologi ini tidak sepedapat dengan Sekertars DPRD Siantar. Katanya, meskipun tidak ditanggung APBD, semestinya dewan bisa memilah antara kerja dengan berlibur.

"Secara prosedural memang istri itu gak ditanggung. Harusnya dewan harus bisa memisahkan mana kunker, mana jalan-jalan. Kalau memang mau jalan-jalan bawalah bukan di saat momen kunker,"katanya.

Agus mengatakan kondisi saat ini masyarakat sudah tidak begitu percaya lagi dengan kunjungan kerja anggota DPRD. Apalagi, tidak memberikan dampak positif.

"Kan gak enak sama orang. Ini kerja atau jalan-jalan. Bawa istri. mmg gak ganggu APBD. Tapi tetap saja ada niallai-nilai yang rasa janggal. Profesionalitas itu harus dibangun sejak awal,"ujarnya.

Sementara Hotman Kamaluddin saat dihubungi via seluler tidak memberikan respon. Bahkan, saat Tribun Medan mengirim pesan tidak mendapatkan balasan.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved