Kasatlantas Polrestabes Medan Sebut Arus Lalin Menuju Berastagi akan Normal Pukul 15.00 WIB

Sekarang lagi mau dievakuasi untuk diderek. Bentar lagi mobil dereknya sampai.Evakuasi duperkirakan berlangsung 1,5 jam

Kasatlantas Polrestabes Medan Sebut Arus Lalin Menuju Berastagi akan Normal Pukul 15.00 WIB
TRIBUN MEDAN/HO
Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chan menginformasikan kepada masyarakat bahwa terjadi lakalantas tunggal di Sibolangit,Sabtu (20/10/2018) sekitar pukul 05.00 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pascakecelakaan tunggal mobil Tangki bermuatan minyak, menabrak tiang listrik disekitar tikungan Tirtanadi Sibolangit.

Kejadian terjadi, sekitar pukul 05.00 WIB, Sabtu (20/10/2018), mengakibatkan mobil terbalik dan memakan sebelah badan jalan di jalur Medan-Sibolangit.

Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihatini membenarkan bahwa ada terjadi lakatunggal, Truk Tangki bermuatan minyak CPO di jalur Medan-Sibolangit.

"Sekarang lagi mau dievakuasi untuk diderek. Bentar lagi mobil dereknya sampai," kata Juliani, Sabtu (20/10/2018).

"Tidak ada korban, supir truk selamat, tidak ada mengalami luka-luka dan sudah dievakuasi," sambungnya.

Lebih lanjut, Juliani mengimbau agar masyarakat yang akan melewati jalur Medan-Sibolangit agar bersabar dalam antrean. Karena petugas dilapangan masih melakukan jalur buka tutup.

Truk Terbalik di Sibolangit, Polisi Imbau Masyarakat Tunda Kunjungan ke Berastagi

Wanita Ini Mendadak Ungkap Hubungannya dengan Sule dan Sandarkan Kepalanya di Bahu Rizky

Kebijakan Presiden Jokowi yang Membuat PNS, TNI, Polri dan Pensiunan Tersenyum

Cristiano Ronaldo Ternyata Miliki Alasan Mulia Kenapa Tidak Bikin Tato di Tubuhnya

"Diperkirakan evakuasi akan memakan waktu sekitar 1,5 jam untuk truk. Untuk lalulintas diperkirakan akan normal kembali sekitar pukul 15.00 WIB," tutup Juliani.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Faidir Chaniago membenarkan bahwa ada terjadi kecelakaan tunggal di jalur Medan-Sibolangit tersebut.

Alfamidi Ajak Warga Medan Meriahkan Family Day Tribun Medan Berhadiah Rumah

Si Leher Beton Diminta Latih Khabib Nurmagomedov untuk Melawan Floyd Mayweather Jr

"Kita sudah mengupayakan untuk memanggil derek. Karena muatannya cukup padat 25 ton. Jadi kita menunggu datangnya bantuan derek. Apabila sudah kosong baru akan dievakuasi. Karena dalam keadaan berisi tidak bisa dievakuasi," kata Faidir, Sabtu (20/10/2018).

"Hal itu sangat berbahaya diperkirakan bisa jatuh ke jurang. Jadi kita mohon bagi para pengemudi baik dari arah Tanah Karo ke Medan maupun sebaliknya, bisa diurungkan sebelum ada pemberitahuan lanjutan sudah lancar," sambungnya.

Pelamar CPNS 2018 Wajib Tahu Soal yang Diujikan agar Lolos jadi PNS, Simak Penjelasannya di Sini

 Manchester United Harus Bayar Rp 262 Juta kepada UEFA Karena Telat Datang ke Stadion

 Taurus Bawa Kekasih Anda Makan Malam, Cancer Waktunya untuk Bersantai di Akhir Pekan

Masih kata Faidir, memang jalur bisa dilalui tapi dengan arus buka tutup. Mengingat akhir pekan mobil dari Medan yang akan naik ke puncak cukup banyak. Sehingga ekor dari Medan sudah dipertengahan, sementara dari Tanah Karo sudah sampai di Penatapan.

"Mohon maaf kepada para pemakai jalur yang akan melewati jalur Medan-Sibolangit, terganggu untuk sementara waktu," ujarnya.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved