Ibu Terduga Otak Pelaku Pembunuhan Keluarga Muhajir Belum Percaya Keberingasan Anaknya!

Meski Agus sudah ditembak mati polisi namun disebut kalau keluarga tidak akan mempersoalkan dengan apa yang dilakukan oleh polisi.

Ibu Terduga Otak Pelaku Pembunuhan Keluarga Muhajir Belum Percaya Keberingasan Anaknya!
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Jenazah Agus Hariadi ketika berada di rumah sakit Bhayangkara Medan, Senin (22/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM - Samini, ibu dari Agus Hariadi (40) terduga otak pelaku penculikan dan pembunuhan sekeluarga disebut hingga saat ini belum percaya kalau anaknya terlibat dalam kasus pembunuhan dan akhirnya tewas ditembak polisi saat hendak ditangkap.

Hal ini diucapkan oleh Bambang, adik dari Agus Hariadi.

Kepada www.tribun-medan.com Bambang menceritakan kalau ibunya sampai kini belum percaya dengan semua kejadian. Ibunya tidak menyangka kalau satu diantara pelaku pembunuhan terhadap Muhajir dan keluarganya adalah Agus.

Baca: Pembunuh Keluarga Muhajir Ini Terisak-isak Bilang Menyesal, Doanya Begini untuk Para Korban

Baca: Terungkap Motif Pembantaian Sadis Satu Keluarga Muhajir, Otak Pelaku Ditembak Mati

Baca: Olok-olokan Gajah dan Tuyul pada Kisah Pembunuhan Muhajir, Istri dan Anaknya

Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto dan Direktur Ditreskrimum Kombes Andi Rian saat memaparkan kasus pembunuhan keluarga Muhajir di RS Bhayangkara, Senin (22/10/2018).
Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto dan Direktur Ditreskrimum Kombes Andi Rian saat memaparkan kasus pembunuhan keluarga Muhajir di RS Bhayangkara, Senin (22/10/2018). (TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ)

Meski Agus sudah ditembak mati polisi namun disebut kalau keluarga tidak akan mempersoalkan dengan apa yang dilakukan oleh polisi.

"Kami beritahu juga sama ibu kalau dia meninggal karena kena tembak polisi. Cuma ibu itu ya belum percaya lah mengapa bisa seperti ini tapi kita tidak keberatan polisi melakukan hal itu,"ujar Bambang Selasa, (23/10/2018).

Atas nama pribadi Bambang menyebut berterimakasih karena polisi telah berhasil mengungkap kasus penculikan dan pembunuhan keluarga Muhajir meskipun satu diantara pelaku adalah abang kandungnya sendiri. Ia mengaku kalau pihak keluarganya sudah datang meminta maaf kepada anak Muhajir.

"Ya saya juga mengutuk perbuatannya. Kalau saya Alhamdulillah selama ini sih saya bagus sama keluarga pak Muhajir. Saya dan korban enggak pernah ada masalah,"kata Bambang.

Baca: Warga Tolak Kedatangan Jenazah yang Menjadi Otak Pelaku Pembunuhan Keluarga Muhajir

Baca: Tangan Diikat dan Mulut Dilakban, Istri dan Anak Muhajir Masih Hidup saat Hendak Dibuang ke Sungai

Sebelumnya diberitakan jenazah Agus Hariadi batal dibawa dan dimakamkan di tempat dimana orangtuanya yang tinggal di Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang Selasa, (23/10/2018).

Kediaman orangtua Agus ini bersebelahan dengan rumah keluarga Muhajir yang tewas ia bunuh bersama dengan istri dan anaknya Suniati dan M Solihin.

Jenazahnya batal dibawa ke rumah orangtuanya karena adanya penolakan keras dari para warga yang menganggap kalau perbuatan Agus sudah sangat keterlaluan.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved