Dibacok, Kapolsek Parongil Dirujuk ke RS Murni Teguh, Polisi Kawal Pilhot Nababan di RS Sidikalang

AKP Sayuti dirujuk setelah sebelumnya mendapat perawatan di IGD RSUD Sidikalang untuk mengobati luka bacokan pada tangan dan dada kirinya.

Dibacok, Kapolsek Parongil Dirujuk ke RS Murni Teguh, Polisi Kawal Pilhot Nababan di RS Sidikalang
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Kapolres Dairi AKBP Erwin Wijaya Siahaan saat memberikan keterangan di RSUD Sidikalang, Rabu (24/10/2018) 

Hal itu membuat geger warga sekitar dan langsung menghubungi polsek terdekat.

Kapolres Parongil yang mendapat informasi, lalu menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan mengendarai sepeda motor. Setibanya dilokasi Kapolsek Parongil lalu dihadang oleh pelaku yang tengah memegang senjata tajam.

"Tak berapa lama terjadi negosiasi antara Kapolsek dengan pelaku agar sajam yang dipegang pelaku agar diletakkan. Pelaku pun menuruti imbauan kapolsek," kata Erwin di RSUD Sidikalang, Rabu malam.

Masih kata Erwin, merasa pelaku sudah menyerah, AKP Sayuti mendekati pelaku. Namun, tanpa diduga Pilhot Nababan lalu mengeluarkan sajam yang disimpan dibalik pinggangnya dan kemudian menyerang Kapolsek Parongil.

"Akibatnya kapolsek terkena bacokan di tangan karena hendak menangkis sajam dan juga dada kiri," ucapnya.

Mendapati serangan tanpa diduga, AKP Sayuti langsung mengeluarkan senjatanya dan coba menembak kaki pelaku. Pelaku pun langsung tersungkur dan oleh warga yang geram kemudian memukuli Pilhot Nababan.

Saat ini jenazah korban tewas telah dibawa ke RSUD Sidikalang

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved