Kondisi Pos Retribusi Gundaling Membahayakan, Kadis Pariwisata Karo Bilang Begini

bagian atas gapura pos tersebut terlihat seperti akan runtuh. Dengan posisi rangka melengkung asbes.

Kondisi Pos Retribusi Gundaling Membahayakan, Kadis Pariwisata Karo Bilang Begini
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Seorang pekerja melakukan pembongkaran pos retribusi wisata Bukit Gundaling, 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.COM, BERASTAGI - Beberapa waktu ke belakang, pos retribusi wisata bukit Gundaling yang terletak di Jalan Gundaling, tepatnya di depan Taman Mejuah-Juah, Berastagi menjadi sorotan.

Pasalnya, bagian atas gapura pos tersebut terlihat seperti akan runtuh. Dengan posisi rangka melengkung asbes dan asbes yang patah.

Hal tersebut, dikhawatirkan akan membahayakan bagi warga sekitar maupun wisatawan yang sedang melintas di bawahnya. Saat dikonfirmasi ke Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo Ir Mulia Barus Msi, dirinya menyebutkan pos tersebut memang akan dibongkar secara bertahap. Karena saat ini pihaknya sedang menyiapkan pos retribusi yang baru, di lokasi yang berbeda.

"Kita memang sedang menyiapkan pos yang baru, kemungkinan dua minggu lagi akan selesai pengerjaannya. Tapi beberapa hari ini atap pos yang lama sudah mulai dibongkar, karena sudah cukup parah, takutnya membahayakan," ujar Mulia, Jumat (26/10/2018).

Dirinya menyebutkan, pos yang baru terletak di persimpangan Brastagi Cottage. Perpindahan lokasi tersebut dikatakannya, karena nantinya mereka akan menerapkan sistem pengutipan satu pintu.

"Jadi retrebusi ke bukit Gundaling nanti cukup satu pintu saja, nantinya biaya yang dipatok sudah termasuk parkir dan kebersihan," katanya.

Selain itu, biaya yang dikutip dari wisatawan hanya yang akan menuju bukit Gundaling saja. Memang beberapa waktu ke belakang, banyak yang mempertanyakan sistem kerja pos yang lama. Karena beberapa wisatawan yang tidak ke bukit Gundaling namun memasuki wilayah tersebut, juga dikutip biaya.

"Jadi untuk tamu yang masuk ke Hotel nanti, kita tidak menggutip lagi uang retribusinya, karena ke Hotel tamu itu kan sudah besar membayar pajak," ucapnya.

Untuk penggunaan pos baru, Mulia menyebutkan saat pengerjaan telah selesai maka pengutipan akan langsung berpindah ke sana.

"Mungkin tahun ini akan langsung kita pergunakan, karena takutnya nanti kalau tidak langsung dipergunakan malah keburu rusak," pungkasnya.

Terlebih, percepatan perpindahan pos dirasa akan lebih memperlancar lalu-lintas di kawasan tersebut. Karena angkutan umum atau kendaraan warga sering tersendat saat petugas mengutip retrebusi.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved