Ketua KPU Deliserdang Lakukan PAW terhadap PPS dan PPK, Ini Alasannya

selain karena orang-orang sebelumnya telah mengundurkan diri karena sakit, ada juga di PAW karena dipecat.

Ketua KPU Deliserdang Lakukan PAW terhadap PPS dan PPK, Ini Alasannya
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Pelantikan PPK dan PPS yang diganti oleh KPU Deliserdang, Selasa (30/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Deliserdang, Timo Dahlia Daulay melantik dan mengambil sumpah jabatan satu orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan 15 orang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di ruang aula kantor KPU Deliserdang Selasa, (30/10).

Mereka dilantik karena adanya Pergantian Antar Waktu (PAW).

Informasi yang dikumpulkan, beragam penyebab mengapa kemudian bisa dilakukan PAW, selain karena orang-orang sebelumnya telah mengundurkan diri karena sakit, ada juga di PAW karena dipecat.

Satu di antara yang mengikuti pelantikan ini adalah Suriadi yang merupakan PPS Desa Buntu Bedimbar Kecamatan Tanjung Morawa.

Meski paling tua namun ia tampak masih semangat mengikuti pelantikan. Ia menyebut sehari-hari bekeria sebagai guru swasta.

"Kalau usia saya sudah 53 tahun, tapi kan masih boleh. Saya sebelumnya diusulkan sama Kades. Enggak tahulah kenapa dengan PPS sebelumnya. Udah pernah juga ikut (jadi penyelenggara) tapi di TPS (Tempat Pemungutan Suara) saja jadi KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara),"ujar Suriadi.

Saat diwawancarai Timo mengaku kalau masa jabatan mereka yang dilantik ini sampai akhir bulan Desember 2018 saja.

Meski demikian ia menyebut semuanya berpeluang untuk dapat diperpanjang SK nya sampai selesainya tahapan Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2019. Ia menyebut kalau KPU Deliserdang tetap melakukan evaluasi terhadap kinerja PPS dan PPK diberbagai Desa dan Kecamatan.

"Memang SK PPS dan PPK ini dari kita tapi khusus untuk PPS kita memberikan mandat kepada teman-teman PPK untuk mengevaluasi kinerja mereka. Karena untuk PPS ini, PPK lah yang paling paham. Jumlah PPS saja di Deliserdang ada mencapai 1182 orang. Ini bisa di PAW karena sebelumnya ada yang sudah mendapatkan pekerjaan baru dan ada yang hasil evaluasi. Kalau masa jabatan ya memang sesuai anggaran sampai bulan Desember ini saja. Tapi semuanya berpeluang untuk ikut sampai Pemilu tahun depan dan diperpanjang SKnya di Januari," kata Timo.

Satu orang PPK yang dilantik di sini adalah Hosanna Tarigan yang merupakan PPK Kutalimbaru. Ia menggantikan posisi M Ali Sitorus yang kini sudah menjadi Komisioner Bawaslu Deliserdang.

Sementara itu 15 orang PPS yang dilantik berasal dari 10 Desa dan Kelurahan yang ada di empat Kecamatan yakni Tanjung Morawa, Batang Kuis, Patumbak dan Delitua.

(dra/tribun-medan.com).

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved