Puluhan Truk Pengangkut Eucalyptus Diberhentikan Masyarakat, Ini yang Menjadi Penyebab!

Poin - poin kesepakatan yang dibuat tahun 2017 di kantor Camat Laguboti yang di mana kesepakatan tertulis itu sampai saat ini belum terealisasi.

Puluhan Truk Pengangkut Eucalyptus Diberhentikan Masyarakat, Ini yang Menjadi Penyebab!
TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Masyarakat Desa Sidulang pada saat melaksanakan aksi penyetopan kendaraan PT. TPL, Tbk, Senin (5/11/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.COM, LAGUBOTI - Puluhan kendaraan pengangkut eucalyptus dari areal konsisi TPL yang berlokasi di Simare disetop masyarakat Desa Sidulang di jalan Logistik PT. Toba Pulb Lestari, Tbk (TPL) Senin, (5/11/18 di Desa Sidulang, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir.

Aksi penyetopan ini dilakukan masyarakat Desa Sidulang secara spontan, dikarenakan kesepakatan Tahun 2017 yang dibuat PT. TPL dengan masyarakat yang juga disaksikan Pemkab Toba Samosir pada hari Senin 03 April 2017 berlokasi Kantor Camat Laguboti sampai saat ini belum terealisasi keseluruhan.

"Ada poin - poin kesepakatan yang dibuat tahun 2017 di kantor Camat Laguboti yang di mana kesepakatan tertulis itu sampai saat ini belum terealisasi sepenuhnya dan kita lihat pihak PT. TPL terkesan lambat untuk merealisasikan kesepakatan yang sudah ditanda tangani PT. TPL di atas materai tempo itu," ungkap J Pangaribuan Perwakilan Pemuda masyarakat Desa Sidulang.

Hal senada juga disampaikan A. Pangaribuan tokoh masyarakat desa Sidulang bahwa PT Toba Pulp Lestari, Tbk seakan acuh tak acus mengenai kesepakatan yang telah dibuat kemarin dan kami masyarakat secara spontan mengetop kendaraan - kendaraan ini agar pihak TPL bisa memberikan jawapan yang pasti untuk masyarakat desa Sidulang mengenai kesepakatan yang telah dibuat kemarin, ujarnya.

Begitu juga K Sibarani juga tokoh masyarakat desa Sidulang mangatakan di depan humas perwakilan PT. TPL tidak ada kalian hargai kesepakatan yang kalian buat di atas kertas kemarin sambil merobek - robek fotocopy kesepakatan yang dibuat tahun lalu.

"Kesepakatan yang kalian sepakati diatas kertas kemarin tidak kalian hargai, saya dan masyarakat ingin mendengarkan langsung dari kalian perwakilan TPL bagaimana tindaklanjut untuk merealisasikan kesepakatan itu kedepan dan ungkapan itu menjadi realisasi dalam waktu dekat ini," ungkap K Sibarani.

Perwakilan Humas PT Toba Pulp Lestari, Tbk yang datang dilokasi penyetopan kendaraan yang diwakili B. Ritonga dan Y. Sembiring yang bertugas sebagai Humas di sektor Areal Konsesi Simare Tobasa menyampaikan agar kesepakatan itu secepatnya direalisasikan dalam tahun ini.

"Kami akan berusaha dan menyampaikan ini lansung ke kantor pusat Porsea, agar kesepakatan ini secepatnya bisa direalisasikan dan kalau bisa tahun ini sudah realisasi," terang B. Ritonga kemasyarakat Desa Sidulang.

Dengan adanya kesepakatan yang akan direalisasikan dalam waktu dekat ini masyarakat Desa Sidulang baru mengizinkan kendaraan - kendaraan PT TPL, Tbk bergerak untuk menuju lokasi pabrik TPL dan mengancam kedepan akan melaksanakan aksi lebih besar lagi kalau kesepakatan itu tidak terealisasi ke depannya.

(jun/tribunmedab.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved