Terpidana Penggelapan Uang Reklame Mengaku Tak Tahu Berstatus DPO, Alboin: Saya di Rumah Saja

Enggak ada saya kabur saya di rumah saja. Saya enggak tahu putusan saya itu apa. Enggak ada yang memberitahukan kepada saya

Terpidana Penggelapan Uang Reklame Mengaku Tak Tahu Berstatus DPO, Alboin: Saya di Rumah Saja
Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar
Alboin Siagian (pakai masker) ketika hendak digiring oleh Kejaksaan Negeri Deliserdang ke Lapas Lubukpakam Senin, (5/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Terpidana kasus korupsi, Alboin Siagian membantah telah melarikan diri Senin, (5/11/2018). Ia menyebut selama ini dirinya selalu ada di rumahnya yang berada di Jln Pelajar nomor 128 Medan.

"Enggak ada saya kabur saya di rumah saja. Saya enggak tahu putusan saya itu apa. Enggak ada yang memberitahukan kepada saya,"ujar Alboin.

Ketika diwawancarai itu Alboin sedang digiring oleh pihak Kejaksaan untuk diantarkan ke Lapas Lubukpakam. Ia dieksekusi oleh pihak Kejaksaan pada Minggu, (4/11/2018) malam sekira pukul 23.00 WIB.

"Saya enggak ada korupsi. Saya juga enggak tahu kalau saya jadi DPO (Daftar Pencarian Orang) Kejaksaan," kata Alboin.

Ia menyebut belum dapat memastikan apakah nantinya ia akan membayar uang pengganti atas vonis yang sudah dijatuhkan atau tidak. Alboin telah divonis oleh Mahkamah Agung dengan hukuman penjara 5 tahun dan denda 200 juta.

Terpidana Kasus Korupsi Diciduk Kejari Tiga Hari Jelang Ulang Tahun

Kapolrestabes Medan Melayat ke Rumah Korban Penyerangan Pemuda di Jalan Luku

Mayoritas Calon Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Simalungun Berasal dari Luar Daerah

Selain denda ia juga dikenakan uang pengganti sebesar Rp 101 juta sesuai dengan putusan Kasasi nomor 168 K/Pid.Sus/2016. Jika tidak dibayarkan dalam waktu satu bulan ini maka harta bendanya senilai itu akan disita dan menjalani hukuman tambahan penjara selama 6 bulan.

Lagu Mafia Hukum Navicula Iringi Demo FSPMI Tuntut Perubahan Kenaikan UMP

Dewan Pengupahan Kota Medan Mulai Bahas Kenaikan UMP Kota Medan Pekan Depan

 Guru Honorer Sekolah Pembantu Desa Sampuran Kena Marah karena Terima Wartawan di Sekolah

Modus kejahatan yang dilakukan Alboin adalah tidak menyetorkan uang pengutipan pajak reklame yang ia lakukan. Ia merupakan pegawai Dinas Pengelolaan Keuangan dan aset Daerah Kabupaten Deliserfang. Kegiatan tindakpidana yang ia lakukan sejak tahun 2008 hingga tahun 2010 dan merugikan negara 296 juta.

(dra/tribun-medan.com).

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved