Suap Tamin Sukardi kepada Merri Purba, KPK Periksa Panitera PN Medan

KPK memeriksa Yusman Harefa yang menjabat sebagai Panitera Muda Perdata Pengadilan Negeri Medan dan Kennedy NP Sibarani.

Suap Tamin Sukardi kepada Merri Purba, KPK Periksa Panitera PN Medan
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Terdakwa Tamin Sukardi menebar senyum usai divonis majelis hakim PN Medan enam tahun 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Febri Diansyah dalam siaran persnya mengatakan KPK pada Selasa (6/11/2018) tengah memeriksa dua orang terkait kasus suap Tamin Sukardi terhadap Hakim Adhoc Tipikor Pengadilan Negeri Medan Merri Purba pada Agustus 2018 lalu.

Dalam siaran persnya, Febri menjelaskan, KPK memeriksa Yusman Harefa yang menjabat sebagai Panitera Muda Perdata Pengadilan Negeri Medan dan Kennedy NP Sibarani selaku Kepala Bagian Hukum dan Pertanahan PTPN II.

Kedua orang tersebut diperiksa terkait pengetahuannya terkait peran Tamin Sukardi dalam kasus-kasus lain di Pengadilan Negeri Medan.

Humas Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin mengaku belum mengetahui hal tersebut.

"Oh saya enggak tahu ya. Soalnya kalian lihat sendiri sejak pagi saya bersidang jadi belum mengetahui lebih lanjut apa-apa saja yang diterangkan (Yusman Harefa) sisanya," ucap Jamaluddin.

Jamaluddin mengajak wartawan untuk bersabar. Lebih lanjut, dirinya akan memaparkan hal tersebut usai mendengarkan penjelasan perangkat hukum PN Medan tersebut yang dipanggil KPK.

"Kita terbuka saja. Nanti, kalau mungkin besok sudah dapat informasinya saya akan jelaskan ke teman-teman wartawan," ucap Jamaluddin.

Diketahui sebelumnya, KPK sempat menggiring sejumlah perangkat hukum Pengadilan Negeri Medan terkait suap Tamin Sukardi usai penggeledahan di Pengadilan Negeri Medan Jalan Pengadilan, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan pada Selasa (28/8/2018)

Usai pemeriksaan, KPK membawa Ketua Pengadilan Marsuddin Nainggolan, Wakil Ketua Wahyu Prasetyo Wibowo, Hakim Karir Sontan Merauke Sinaga, Hakim Adhoc Tipikor Merry Purba dan Panitera Pengganti Helpandi ke Jakarta.

Kemudian dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Merah Putih, KPK menetapkan Hakim Adhoc Tipikor Merri Purba, Tamin Sukardi, Panitera Pengganti Helpandi dan kaki tangan Tamin Sukardi bernama Hadi sebagai tersangka aliran suap sebesar 280.000 dollar Singapura.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved