Tingkatkan Pembangunan Desa, Remigo Teken NPHD untuk Sembilan Kelompok Keswadayaan Masyarakat

Pemberian dana hibah kepada sembilan Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) yang ditampung dalam APBD tahun anggaran 2018.

Tingkatkan Pembangunan Desa, Remigo Teken NPHD untuk Sembilan Kelompok Keswadayaan Masyarakat
TRIBUN MEDAN/HO/Pemkab Pakpak Bharat
Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu berfoto bersama sembilan Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) yang memeroleh bantuan dana hibah 2018 usai penandatanganan NPHD diruang Rapat Garuda, Gedung Sigellem Rempu, Kompleks Perkantoran Panorama Indah Sindeka, Salak, Kamis (8/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SALAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat tidak pernah berhenti memberikan perhatian terhadap desa.

Teranyar, demi meningkatkan pembangunan di desa dilakukan pemberian dana hibah kepada sembilan Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) yang ditampung dalam APBD tahun anggaran 2018.

Pemberian itu ditandai penandatangan Nota Perjanjian Dana Hibah (NHPD) oleh Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu yang berlangsung di ruang Rapat Garuda, Gedung Sigellem Rempu, Kompleks Perkantoran Panorama Indah Sindeka, Salak, pada Kamis (8/11/2018).

Remigo mengatakan kepada seluruh penerima dana hibah agar benar-benar memanfaatkan semaksimal mungkin bantuan yang digelontorkan Pemkab Pakpak Bharat untuk pembangunan desa.

"Semoga pembangunan di desa-desa semakin cepat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di desanya masing-masing," kata Remigo.

Sebab menurut Remigo, bantuan hibah yang diperoleh sembilan KKM tersebut merupakan dana yang dihimpun dari pajak masyarakat Pakpak Bharat. Ia pun berharap tidak terjadi penyalahgunaan bantuan hibah tersebut untuk kepentingan pribadi para penerima.

"Karena sesungguhnya dana ini juga adalah dari masyarakat yang diperoleh melalui pembayaran pajak masyarakat," tegasnya.

Penyerahan bantuan dana hibah turut disaksikan oleh Sekda Pemkab Pakpak Bharat, Sahat Banurea dan seluruh pimpinan OPD yang berhadir.

Sementara, salah satu KKM di Desa Sukaramai penerima hibah, Pendra Tinendung menyatakan rasa bangganya kepada Pemkab Pakpak Bharat yang secara terus menerus konsisten dalam memerhatikan setiap pembangunan yang ada di desa.

"Bagi kami desa-desa yang menerima bantuan dana ini, khususnya Desa Sukaramai yang sangat mengharapkan bantuan dana hibah ini untuk membangun beberapa fasilitas desa yang diusulkan masyarakat," ungkap Pendra.

Selain itu, Pendra menyebutkan, bantuan dana hibah turut diperuntukan memperbaiki sejumlah fasilitas umum lainnya yang telah mengalami kerusakan.

Adapun besaran nominal bantuan dana hibah yang didapat sembilan KKM yaitu, KKM Ue Nduma Desa Sibagindar memperoleh Rp 208,133 juta, KKM Lae Merkuang Desa Perduhapen sebanyak Rp 238,427 juta, KKM Kuta Meriah Desa Kuta Meriah Rp 211,427 juta, KKM Siperbung Desa Pardomuan Rp 200,562 juta lebih, KKM Bersama Desa Siempat Rube Rp 427,362 juta lebih.

Selanjutnya KKM Nduma Desa Kuta Dame Rp 122,5 juta, KKM Cikaok Desa Cikaok Rp 122.5 juta, KKM Sadar Ukur Desa Sukaramai Rp 840 juta, dan KKM Tirta Paskalon Rp 103 juta.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved