Yohana Yembise Minta Kasus Pemerkosaan Mahasiswi UGM Ditangani Serius

Ia meminta aparat untuk memberikan hukuman yang seberat-beratnya kepada pelaku kejahatan seksual.

Yohana Yembise Minta Kasus Pemerkosaan Mahasiswi UGM Ditangani Serius
Kontributor Mataram, Karnia Septia
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak Yohana Yembise 

TRIBUN-MEDAN.com-Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise meminta kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami oleh mahasiswi Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta berinisial AN ditangani secara serius.

Ia meminta aparat untuk memberikan hukuman yang seberat-beratnya kepada pelaku kejahatan seksual.

"Karena ini berhubungan dengan mahasiswa yang adalah pemuda. Bukan anak 0-18 tahun, tetapi ini adalah perempuan korban kejahatan seksual dan kami kementerian melindungi hak-hak perempuan," kata Yohana, saat meresmikan taman sungai dan pengukuhan srikandi sungai Indonesia, di Desa Kalitengah, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis (8/11/2018).

Sementara, untuk mengembalikan psikologis korban, kata Yohana, pihaknya telah memberikan pendampingan terhadap korban. Pendampingan diberikan oleh Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak Yogyakarta.

"Tentu saja kepala dinas kami ikut mendampingi trauma healing dan pendampingan lainnya serta penekanan-penekanan kasus tersebut," ujar dia.

Seperti diberitakan, seorang mahasiswa Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta berinisial AN diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh sesama rekan Kuliah Kerja Nyata (KKN) berinisial HS, mahasiswa Fakultas Teknik angkatan 2014.

Peristiwa itu terjadi saat mahasiswa angkatan 2014 ini mengikuti program KKN di Pulau Seram, Maluku, pertengahan tahun 2017 lalu.(*)

Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved