Korban Penipuan Pensiunan Inalum Terisak-isak Curhat ke Hakim, Jual Mobil dan Bercerai

Salamah, korban penipuan modus penerimaan CPNS terisak-isak di hadapan majelis PN Medan

Korban Penipuan Pensiunan Inalum Terisak-isak Curhat ke Hakim, Jual Mobil dan Bercerai
Tribun Medan
Suparman, pensiunan pegawai PT Inalum diadili di PN Medan karena terlibat penipuan modus menawarkan masyarakat menjadi CPNS di Batubara 

MEDAN,TRIBUN-Salamah, korban penipuan modus penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) terisak-isak saat memberikan kesaksian di ruang Cakra VI Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Perempuan berkerudung ungu ini mengaku rugi ratusan juta. Ia sebelumnya ditipu oleh Suparman, pensiunan pegawai PT Inalum.

"Saya percaya karena waktu itu terdakwa masih bekerja di PT Inalum.

Katanya, dia kenal dengan pejabat BKN (Badan Kepegawaian Negara)," ungkap Salamah di hadapan majelis hakim yang diketuai Tengku Oyong, Kamis (8/11).

Karena tergiur dengan janji Suparman, Salamah kemudian mengumpulkan tujuh orang kenalannya.

Masing-masing korban dimintai uang bervariasi. Untuk lulusan SMA, lanjut Salamah, dimintai uang Rp 100 juta.

Sedangkan tamatan Sarjana maupun Diploma, dimintai uang Rp 150 juta dengan dalih administrasi.

Baca: Telkomsel Minta Pelanggan Waspada Terhadap Penipuan

"Saya sampai jual mobil yang mulia. Bahkan, rumah tangga saya rusak gara-gara kasus ini," ungkap Salamah berurai air mata.

Saksi mengatakan, setelah kasus ini bergulir, Suparman mengembalikan uang pada salah satu korban.

Sebab, menurut Salamah, salah satu korban suaminya merupakan oknum TNI.

Halaman
123
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved