Menohok, Abdul Karding Sebut Politikus Genderuwo yang Disebut Jokowi Adalah Prabowo

Menurutnya para politikus yang gunakan Politik Genderuwo tersebut selama ini telah menebar rasa takut dan menyebar pesimisme kepada masyarakat.

Menohok, Abdul Karding Sebut Politikus Genderuwo yang Disebut Jokowi Adalah Prabowo
Tribunnews
Jokowi dan Prabowo 

TRIBUN-MEDAN.COM - Usai menyindir politikus yang tak beretika baik dengan sebutan sontoloyo, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kali ini kembali menyindir politikus dengan sebutan genderuwo.

Politikus genderuwo yang dimaksud Presiden merupakan politikus yang kerap menyebarkan propaganda yang menakut-nakuti masyarakat.

Sebab, di tahun politik saat ini, kata Jokowi, banyak politikus yang pandai memengaruhi.

"Yang tidak pakai etika politik yang baik. Tidak pakai sopan santun politik yang baik. Coba kita lihat politik dengan propaganda menakutkan, membuat ketakutan, kekhawatiran," kata Presiden saat memberikan 3.000 sertifikat tanah di GOR Tri Sanja, Kabupaten Tegal, Jumat (9/11).

Tak hanya itu, setelah ditakut-takuti politikus itu kerap membuat sebuah ketidakpastian dan menggiring masyarakat yang tidak benar serta ragu-ragu.

Kunjungi Toko Milik Suaminya, Sifat Asli Maia Estianty Dibongkar oleh Pegawai Butik

Oknum Dokter YS Beber Alasan Kenapa Sampai Puluhan Kali Suntik Bidan Cantik, Begini Respons Istri

Mahfud MD Menjawab Spontan Pertanyaan Kuda atau Kodok, Prabowo atau Jokowi

Update Info 79 Jenazah Korban Jatuhnya Lion Air PK LQP yang Sudah Diidentifikasi, Ini Daftarnya

Kunjungi Toko Milik Suaminya, Sifat Asli Maia Estianty Dibongkar oleh Pegawai Butik

Yuk Bikin Stiker WhatsApp dengan Fotomu Sendiri, Begini Cara Mudah Membuatnya

Remaja Ini Sudah Minum Air Rebusan Pembalut Sejak 2015 untuk Mabuk, Ini Kandungan Pembalut

"Cara-cara seperti ini adalah cara-cara politik yang tidak beretika. Masak masyarakatnya sendiri dibuat ketakutan? Enggak benar kan? itu sering saya sampaikan itu namanya politik gerenduwo, nakut-nakuti," tambah Presiden.

"Jangan sampai seperti itu. Masyarakat ini senang-senang saja kok ditakut-takuti. Iya tidak? Masyarakat senang-senang kok diberi propaganda ketakutan. Berbahaya sekali," lanjut dia.

Kisah Jenazah Korban Lion Air yang Diperebutkan Istri Pertama dan Istri Kelima, Siapa yang Berhak?

Yuk Bikin Stiker WhatsApp dengan Fotomu Sendiri, Begini Cara Mudah Membuatnya

Viral Kisah Oknum Guru SD di Binjai Bolos Kerja 8 Tahun, Terima Gaji hingga Bisa Cairkan Dana Taspen

Terkuak Rekaman Pembicaran Terakhir Pilot dengan ATC sebelum Pesawat Lion Air JT610 Jatuh

Menilik 10 Foto Adiba Khanza, Putri Umi Pipik-Alm Ustaz Uje yang Cantik Rupawan

Senandung nan Pilu Idol Junior, Sang Bunda Meninggal Dunia karena Kanker Serviks, Tonton Videonya

Fakta Terbaru Penangkapan Habib Rizieq Shihab, Warga Lapor di Rumahnya Ada Penampakan Bendera ISIS

Sehingga, ia menilai jangan sampai propaganda ketakutan menciptakan suasana ketidakpastian, menciptakan munculnya keragu-raguan. Apalagi, ia menilai aset terbesar bangsa ini adalah persatuan, persaudaraan, kerukunan.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved