Terungkap MAS Ternyata Suka Minum Bensin, Kapolres Tanjungbalai Benarkan Adanya Laporan Persekusi

Dia sudah kecanduan minum bensin. MAS kalau ada minyak bensin diminumnya. Dia minumnya dikit-dikit.

Terungkap MAS Ternyata Suka Minum Bensin, Kapolres Tanjungbalai Benarkan Adanya Laporan Persekusi
Tribun Medan
Korban persekusi terbaring 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pascakejadian persekusi yang dialami oleh MAS, terungkap fakta dari orangtua korban bahwa MAS suka meminum bensin, yang notabennya bahan bakar yang bisa menyulut api.

"Dia sudah kecanduan minum bensin. MAS kalau ada minyak bensin diminumnya. Dia minumnya dikit-dikit. Suka minum bensin sejak kecil," kata URA, Jumat (9/11/2018)

"Saya sudah pernah lihat langsung dia minum bensin. Kata MAS rasa bensin enak di dalam botol, enak dan manis. Sudah dari kecil dia minum bensin makanya saya larang. Tapi namanya manusia tak luput dari dosa dan kehilafan
Sedikit saja saya silap dia lari," sambungnya.

Baca: Begini Kronologis hingga MAS Dipaksa Minum Air Kencing dan Kakinya Dibakar

Baca: Bocah Delapan Tahun Dipersekusi Temannya, Dibakar dan Dipaksa Minum Air Kencing

Bocah Persekusi Terbaring
Bocah Persekusi Terbaring (Tribun Medan)

Lebih lanjut, MAS mengaku minum bensin tidak ada efeknya. Malah dia bilang kalau minum bensin ngomongnya lancar saja.

"Memang MAS agak cadel kalau ngomong, kadang ada yang kurang hurufnya atau berubah. Pokoknya kalimat perkataan itu hurufnya diganti atau kadang hilang," ujar URA.

Terpisah, Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai membenarkan adanya laporan masuk soal persekusi yang dialami seorang anak di Tanjungbalai.

"Ada kita terima kemarin laporan masuknya dan sudah kita periksa pelapor ibunya. Laporan itu masuk sekitar pukul 17.00 WIB Kamis (8/11/2018) kemarin dan sekitar pukul 18.00 WIB ibunya kita periksa," kata Irfan, Jumat (9/11/2018)

"Jadi pelaku, saksi dan korban semuanya anak-anak. Yang sudah kita lakukan pemeriksaan baru ibu korban. Saksi dan pelaku karena masih anak-anak belum bisa dimintai keterangan," sambungnya.

Irfan menambahkan bahwa ia sudah mendatangi TKP untuk melihat korban dan korban sudah berada dirumah. Sekaligus kita melakukan interogasi tambahan terhadap pelapor.

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved