Buronan Rp 105 Miliar Sempat Hadiri Resepsi Pernikahan Anak Pejabat Deliserdang 

Ia (Faisal) tadi malam pukul 24.00 kita eksekusi dia dari rumahnya yang di Tebing. Kalau Elfian (mantan Bendahara Dinas PU) belum (dieksekusi)

Buronan Rp 105 Miliar Sempat Hadiri Resepsi Pernikahan Anak Pejabat Deliserdang 
Tribun Medan/Alija Magribi
Eks Kadis PU Deliserdang Ir Faisal di Kejati Sumut, Sabtu (10/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Buronan Kejari Deliserdang, Ir Faisal akhirnya berhasil diamankan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut. Pri yang merugikan negera hingga Rp 105 miliar ini diciduk di kediamannya di Kotamadya Tebing Tinggi, Sumatera Utara.Ir Faisal dan Elfian adalah terpidana korupsi di Dinas Pekerjaan Umum Deliserdang.

"Ia (Faisal) tadi malam pukul 24.00 kita eksekusi dia dari rumahnya yang di Tebing. Kalau Elfian (mantan Bendahara Dinas PU) belum (dieksekusi, masih dicari)," kata Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian pun membenarkan eksekusi terhadap Faisal ini. Ia menyebut setelah dieksekusi yang bersangkutan langsung diinapkan di kantor Kejati.ujar Sumanggar yang dihubungi Sabtu, (10/11/2018).

Ia menyebut eksekusi terhadap Faisal ini akan dipaparkan Sabtu pagi di kantor Kejati Sumut. Faisal sendiri sudah divonis oleh Mahkamah Agung dengan hukuman penjara 12 tahun karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindakpidana korupsi di dinas PU. Selain itu ia juga dikenakan denda 500 juta dengan potongan kurungan enam bulan.

Ia juga dikenakan hukuman uang pengganti sebesar Rp 98 Milyar dan apabila tidak dibayarkan dalam waktu satu bulan ini maka harta bendanya senilai itu akan disita. Apabila tidak terbayarkan maka akan ditambah lagi dengan hukuman 5 tahun penjara.

Detik-detik Kronologis Tragedi Drama Surabaya Membara hingga Diseruduk Kereta Api, 3 Tewas

Detik-detik Kronologis Tragedi Drama Surabaya Membara hingga Diseruduk Kereta Api, 3 Tewas

Pramugari Susui Bayi yang Menangis di Pesawat karena Sang Ibu Kehabisan Stok Susu

Faisal terbukti melakukan korupsi bersama dengan Elfian yang divonis oleh Mahkamah Agung dengan hukuman penjara 8 tahun. Ia juga dikenakan dengan hukuman uang pengganti sebesar Rp 7,7 Milyar. Apabila tidak dibayarkan maka harta bendanya senilai itu akan disita dan diganti dan ditambah dengan hukuman penjara 1 tahun lagi.

Atas perbuatannya, keduanya merugikan negara Rp 105,83 Milyar yang berasal dari anggaran tahun 2010 sebanyak 178 Milyar. Mereka melanggar pasal 3 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah menjadi Undang-Undang nomor 21 tahun 2001 Jo Pasal 56 ayat 2 KUHP.

Informasi yang dikumpulkan sudah dari tahun 2017 keduanya dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh pihak Kejaksaan namun upaya pencarian belum maksimal dilakukan dan keduanya pun berkeliaran. Diketahui kalau vonis Kasasi keduanya sudah dari tahun 2016.

Meski berstatus buron namun Faisal tidak segan-segan untuk hadir ditengah keramaian banyak orang. Informasi ini didapatkan www.tribun-medan.com setelah mendapat banyak pengakuan dari pejabat di lingkungan Pemkab Deliserdang yang menyebut kalau Faisal sempat menghadiri acara resepsi pernikahan anak Sekretaris Bappeda Deliserdang, Herry Lubis di hotel Prime Kualanamu pada bulan Juli lalu. Kedatangan Faisal ketempat ini pun diakui oleh Herry ketika dikonfirmasi.

"Dia memang datang ke pesta (pernikahan anak) saya saat itu. Karena memang diundang. Tapi saya mana tau soal itu (ditetapkan buron),"kata Herry.

Halaman
123
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved