Misteri Jenazah Jamal Khashoggi Terungkap, sang Tunangan Menjerit: Apakah Pelaku Manusia?

"Apakah para pelaku dan mereka yang menjadi dalang intelektualnya merupakan manusia? Ya Tuhan!" seru Cengiz.

Misteri Jenazah Jamal Khashoggi Terungkap, sang Tunangan Menjerit: Apakah Pelaku Manusia?
EPA
Tunangan Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz. (EPA) 

TRIBUN-MEDAN.com - Misteri jenazah jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi yang 2 Oktober di gedung Konsulat Saudi di Istanbul, mulai menemukan titik terang.

Diduga jenazah tunangan Hatice Cengiz itu telah diberi cairan asam kemudian dibuang ke saluran air oleh pelakunya.

Laporan tersebut dikemukakan surat kabar Turki Daily Sabah sebagaimana diwartakan kantor berita AFP Sabtu (10/11/2018).

Sabah memberitakannya setelah sumber dari kantor jaksa penuntut menuturkan tim penyelidik mengklaim menemukan bukti adanya cairan asam dan bahan kimia lainnya.

Sampel bukti tersebut didapat dari rumah dinas Konsul Jenderal Saudi di Turki, Mohammed al-Otaibi, dalam penyelidikan yang berlangsung sejak Oktober.

Kisah Jenazah Korban Lion Air yang Diperebutkan Istri Pertama dan Istri Kelima, Siapa yang Berhak?

Yuk Bikin Stiker WhatsApp dengan Fotomu Sendiri, Begini Cara Mudah Membuatnya

Viral Kisah Oknum Guru SD di Binjai Bolos Kerja 8 Tahun, Terima Gaji hingga Bisa Cairkan Dana Taspen

Terkuak Rekaman Pembicaran Terakhir Pilot dengan ATC sebelum Pesawat Lion Air JT610 Jatuh

Menilik 10 Foto Adiba Khanza, Putri Umi Pipik-Alm Ustaz Uje yang Cantik Rupawan

Senandung nan Pilu Idol Junior, Sang Bunda Meninggal Dunia karena Kanker Serviks, Tonton Videonya

Fakta Terbaru Penangkapan Habib Rizieq Shihab, Warga Lapor di Rumahnya Ada Penampakan Bendera ISIS

"Penyelidik percaya jenazah Khashoggi dilenyapkan menggunakan cairan asam hingga mencair, dan dibuang ke saluran air," demikian ulasan Sabah.

Jamal Khashoggi saat berbicara dalam konferensi pers di Manama, Bahrain, 1 Februari 2015.
Jamal Khashoggi saat berbicara dalam konferensi pers di Manama, Bahrain, 1 Februari 2015. ()

Pekan lalu, penasihat Presiden Recep Tayyip Erdogan, Yasin Aktay, meyakini jenazah jurnalis berusia 59 tahun itu dipotong agar lebih mudah dilenyapkan.

"Kini kami telah melihat bahwa mereka tidak sekadar membunuh dan memutilasi, namun juga membuat jenazah Khashoggi lenyap," kata Yasin Aktay.

Khashoggi dibunuh pada 2 Oktober ketika mendatangi gedung Konsulat Saudi di Istanbul untuk mengurus dokumen pernikahan dengan tunangannya, Hatice Cengiz.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved