Nyawa Eddy Buruh Bangunan Tidak Tertolong Usai Wajahnya Dipukul Palu oleh Pelaku

Entah apa yang ada di benak Feri Iriandi (30) sampai tega menghantam wajah Edy alias Meming (54) dengan martil.

Nyawa Eddy Buruh Bangunan Tidak Tertolong Usai Wajahnya Dipukul Palu oleh Pelaku
BBC
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Entah apa yang ada di benak Feri Iriandi (30) sampai tega menghantam wajah Edy alias Meming (54) dengan martil. 

Kasus penganiayaan ini terjadi di rumah milik pelaku Jalan Kenari Lingkungan 5 Kelurahan Mencirim Kecamatan, Binjai Timur, Sabtu (10/11/2018)

Awalnya, Edy datang ke rumah Feri untuk urusan kerja sebagai pekerja bangunan. 

Suasana berjalan biasa saja sejak Edy datang mengerjakan pemasangan lantai keramik di rumah Feri yang notabene tinggal bersama orangtuanya.

"Korban pas kejadian lagi ngerjai pemasangan keramik, tiba-tiba pelaku datang dan langsung menyerang korban dengan menggunakan sebuah palu," kata Kasubag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting.

"Akibat penganiayaan ini korban mengalami luka pada bagian wajah sebelah kiri. Akibat kena pukulan dengan palu yang dilakukan pelaku korban mengalami pendarahan serius," jelasnya.

Saat terjadi pemukulan, seorang saksi bernama Buyung alias Uwak Boy (65) yang ikut mengerjakan keramik sempat mencoba untuk mencegah. 

Namun pelaku Feri Iriandi mengejar wak Boy dengan palu. 

Wak Boy yang ketakutan berhasil melainkan diri.

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved