Pramugari Shintia Melani Sedang Puasa Sunah saat Jadi Korban Lion Air PK-LQP JT 610

Tak hanya keluarga, seluruh warga Komplek Vilaku Indah IV turut melepas kepergian gadis yang sudah menjadi pramugari selama enam tahun terakhir ini.

Pramugari Shintia Melani Sedang Puasa Sunah saat Jadi Korban Lion Air PK-LQP JT 610
Tribun Padang
Pihak keluarga memegang foto Shintia Melina Pramugari Lion Air JT 610 asal Padang. 

TRIBUN-MEDAN.com-Kepergian Shintia Melani pramugari maskapai penerbangan Lion Air asal Sumatera Barat (Sumbar) meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga.

Tanpa ada firasat apa pun si sulung dari empat bersaudara ini telah pergi meninggalkan keluarganya.

Jenazah Shintia berhasil diidentifikasi dan pada Jumat (9/11/2018) peti jenazahnya sampai di tempat kelahirannya, Komplek Vilaku Indah IV Blok A Nomor 6 Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo,Padang.

Tak hanya keluarga, seluruh warga Komplek Vilaku Indah IV turut melepas kepergian gadis yang sudah menjadi pramugari selama enam tahun terakhir ini.

Selain dikenal aktif sebagai remaja masjid sewaktu masih belajar di SMA, saat jatuhnya pesawat Shintia juga sedang melaksanakan puasa sunah.

Salah seorang teman dekat korban sesama pramugari, Yanti Nurhasnah menceritakan, beberapa waktu belakangan Shintia terlihat lebih religius dari biasanya.

Dalam sebulan terakhir, Shintia selalu puasa sunah Senin-Kamis dan semakin rajin beribadah.

“Alhamdulillah selama sebulan terakhir dia semakin rajin beribadah, selalu melakukan puasa sunah. Saat kejadian pun, ia sedang melakukan puasa sunah. Entah mungkin sudah punya firasat sebelumnya,” ujarnya ketika turut mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir.

Lebih jauh diceritakannya, Shintia sedang dekat dengan seorang lelaki yang merupakan seorang teknisi pesawat di Pekanbaru.

Bahkan sehari sebelum kejadian, Shintia yang kesehariannya bekerja tanpa menggunakan jilbab, sempat membeli beberapa pakaian muslimah, dan mengirimkan foto dengan menggunakan hijab kepada teman dekatnya tersebut.

Halaman
1234
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved