Viral Medsos

Terkait Kasus Rizieq Shihab di Arab Saudi, Singgung Ahok Kalah di DKI hingga Berpesan ke Jokowi

Rizieq Shihab mengatakan kalau ada upaya balas dendam dalam kasusnya terkait Pilkada DKI Jakarta.

Terkait Kasus Rizieq Shihab di Arab Saudi, Singgung Ahok Kalah di DKI hingga Berpesan ke Jokowi
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pihak Habib Rizieq Shihab menuding ada pihak intelijen yang atas kasus bendera yang menimpanya di Arab Saudi.

Bahkan Habib Rizieq Shihab mengatakan kalau ada upaya balas dendam dalam kasusnya terkait Pilkada DKI Jakarta.

Dalam videonya di Arab Saudi, Habib Rizieq Shihab mengatakan kalau kasusnya saat ini masih dalam proses.

Ia menjelaskan, Pemerintah Arab Saudi selama ini memperlakukan dirinya dengan baik, dan tidak ada masalah.

"Ini semua masalah datan bukan dari Pemerintah Saudi, dari negeri kita yang memberi masukan-masukan dalam operasi intelijen yang ingin menghancurkan kita," ujarnya dalam video tersebut.

Habib Rizieq Shihab menegaskan, kalau Pemerintah Arab Saudi kalang kabut mendengar ada isu teroris tinggal di Arab Saudi.

Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mencari tahu kebenarannya kepada Habib Rizieq Shihab.

Isu itu, kata dia, lagi-lagi datang dari Pemerintah Indonesia.

"Jadi sekali lagi bukan pemerintah sini yang membuat kita susah, yang membuat kita susah adalah rezm yang masih tidak puas yang ingin balas dendam politik kepada saya, karena jagoannya kalah di Pilkada Jakarta, itu aja," jelasnya.

Mendengar pernyataan tersebut, Juru Bicara Kepala BIN Wawan Purwanto membantah tudingan dari Habib Rizieq Shihab tersebut.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved