8 Fakta Terbaru Bidan Cantik Sempoyongan Disuntik 56 Kali, dr Yusrizal Tolak Pakai 'Tersangka'

Kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh tersangka dokter Yusrizal Saputra di Tanjungpinang, Kepri jadi sorotan

8 Fakta Terbaru Bidan Cantik Sempoyongan Disuntik 56 Kali, dr Yusrizal Tolak Pakai 'Tersangka'
kolase/tribun
8 Fakta Terbaru Bidan Cantik Sempoyongan Disuntik 56 Kali, Kasus Dokter Yusrizal Terkuak 

8 Fakta Terbaru Bidan Cantik Sempoyongan Disuntik 56 Kali, dr Yusrizal Tolak Pakai 'Tersangka'

TRIBUN-MEDAN.COM - Terkuak kasus dugaan penganiayaan bidan cantik, yang diduga dilakukan oleh tersangka dr Yusrizal Saputra di Tanjungpinang, Kepri.  

Kasus ini terus jadi sorotan hingga memunculkan fakta baru.

Korbannya bidan cantik berinisial W menjadi trauma.

//

Dokter Yusrizal Saputra saat menjalani proses rekontruksi, Rabu (7/11/2018). Yusrizal ditetapkan sebagai tersangka setelah menyuntik seorang bidan sebanyak 56 kali.
Dokter Yusrizal Saputra saat menjalani proses rekontruksi, Rabu (7/11/2018). Yusrizal ditetapkan sebagai tersangka setelah menyuntik seorang bidan sebanyak 56 kali. (Tribun Batam/Wahib Wafa)

Peristiwa dugaan penganiayaan bidan oleh dokter yang menyuntikkan cairan hingga 56 kali memunculkan sejumlah fakta baru.

Fakta-fakta tersebut terungkap saat Polres Tanjungpinang menggelar rekontruksi terhadap tersangka dokter Yusrizal Saputra dan bidan cantik berinisial W.

Berikut fakta yang terangkum Tribunbatam.id saat mengikuti rekonstruksi yang digelar oleh Satreskrim Polres Tanjungpinang dipimpin oleh Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Chintya Siregar, Rabu (7/11/2018).

1. Jemput korban dengan mobil tersangka di klinik

Nampak mobil masuk ke rumah tersangka yang ditumpangi oleh Yusrizal dan korban bidan W yang digantikan perannya oleh seorang wanita berjilbab anggota polisi lengkap dengan kalung bertuliskan korban.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved