Dihadiahi Tiga Peluru, Pelarian Panjang Hendra Kandas

setelah melakukan pelarian panjang ke sejumlah daerah, akhirnya pria 30 tahun itu berhasil dibekuk anggota Satreskrim Polres Tanah Karo.

Dihadiahi Tiga Peluru, Pelarian Panjang Hendra Kandas
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
Kasat Reskrim Polres Karo AKP Ras Maju Tarigan (baju putih), menunjukkan barang bukti pisau yang digunakan Hendra Sembiring (bawah paling kanan) untuk melakukan pembunuhan, di halaman apel Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Senin (12/11/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.COM, KABANJAHE - Sepandai-pandainya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Peribahasa tersebut nampaknya adalah kata kiasan yang tepat diberikan kepada Hendra Sembiring, warga Desa Bangun Kersa, Kecamatan Munthe.

Pasalnya, setelah melakukan pelarian panjang ke sejumlah daerah, akhirnya pria 30 tahun itu berhasil dibekuk  anggota Satreskrim Polres Tanah Karo, Rabu (7/11/2018).

Kasat Reskrim Polres Karo Akp Ras Maju Tarigan, mengungkapkan Hendra berhasil dibekuk di darah Palembang, Sumatera Selatan.

Dirinya menyebutkan, saat diamankan, pelaku sempat melawan dengan mencoba melarikan diri. Melihat pelaku yang tidak kooperatif, akhirnya petugas memberikan tindakan tegas dengan menghadiahkan tiga timah panas di kaki Hendra.

"Tersangka berhasil kita amankan saat melakukan aktivitas berjualan buah di Pasar Induk Jaka Baring, Palembang. Berkat koordinasi dengan kepolisian yang ada di sana, berhasil menangkap tersangka dengan kita lakukan pengintaian dulu," ujar Ras Maju, di Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Senin (12/11/2018).

Dirinya mengungkapkan, sebelumnya jajaran Polsek Munthe telah melakukan pendekatan dengan cara menghubungi pelaku untuk segera menyerahkan diri.

Namun, imbauan tersebut ternyata tidak digubris oleh pelaku, untuk itu pihak kepolisian terus memburu pelariannya. Bahkan, diketahui pelaku sempat melakukan pelariannya ke sejumlah daerah hingga ke Pulau Jawa.

"Pelaku ini sempat melarikan diri mulai dari daerah Jawa Barat, kemudian ke Jakarta. Setelah terus kita lakukan pelacakaan, akhirnya kita mendapatkan informasi tersangka sedang berada di Palembang. Setelah melakukan pengintaian, kita berhasil menangkap pelaku," katanya.

Diketahui, Hendra merupakan pelaku pembunuhan keji terhadap Suriadi yang terjadi pada Jumat (12/10/2018) lalu. Ras Maju menyebutkan, motif pelaku tega membunuh korban merupakan karena emosi sesaat akibat tidak senang dengan cara korban memandang pelaku.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved