Perusahaan di China Bayar Investor Pakai Daging Babi

Salah satu perusahaan di China membayar investornya dengan daging babi karena mengalami krisis keuangan

Perusahaan di China Bayar Investor Pakai Daging Babi
Ilustrasi 

BEIJING,TRIBUN-Perusahaan Chuying Agro-Pastoral Group, yang bergerak di bidang produsen bahan makanan mengalami krisis keuangan.

Saat tunggakannya terhadap investor jatuh tempo, mereka tidak memiliki uang sehingga menawarkan daging babi sebagai gantinya.

Menurut laporan Daily Mail, salah satu perusahaan makanan di China ini memiliki tanggungan sebesar 30 juta poundsterling (sekitar Rp 571 miliar).

Mereka juga diharuskan membayar bunga obligasi sebesar 55 juta poundsterling (sekitar Rp 1 triliun).

Baca: Video Klarifilasi TKW Makan Daging Babi, Arsy: Untuk Alihkan Perhatian Netizen Terhadap Masa Lalunya

Perusahaan mengalami kesulitan lantaran ikut terdampak kasus wabah demam babi Afrika.

Pada akhirnya, pihak perusahaan menawarkan untuk membayarkan bunga tersebut dalam bentuk paket hadiah berupa daging ham atau babi.

Pembayaran dalam bentuk daging babi atau ham itu tidak dapat menutup seluruh hutang perusahaan.

Namun, mereka berjanji akan tetap membayarkannya di waktu yang akan datang dalam bentuk uang.

Investor menerima penawaran yang tidak biasa tersebut dan bersedia menunda pembayaran sisa tagihan.

Baca: Indonesia Buka Keran Impor Daging Babi, Peternak Si Anak Haram Makin Cepat Bangkrut

Keputusan perusahaan dalam "membayar" tagihan dalam bentuk daging babi ini ternyata berdampak positif,

Halaman
12
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved