SBY 'Curhat' Mengaku Selama 10 Tahun Memendam Emosi, Tak Terima Dituduh Korupsi

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)mengaku memendam emos selama 10 tahun karena merasa dituduh menikmati uang korupsi

SBY 'Curhat' Mengaku Selama 10 Tahun Memendam Emosi, Tak Terima Dituduh Korupsi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan usai mengadakan pertemuan di Kediaman Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/7/2017) malam. Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi serta membahas berbagai permasalahan politik dan kedua partai sepakat bekerja sama tanpa koalisi. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) 

JAKARTA,TRIBUN-Presiden Ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memendam emosi selama 10 tahun.

Pendiri Demokrat'>Partai Demokrat ini merasa difitnah. SBY merasa dituduh menerima berbagai aliran dana, baik kasus penyimpangan Bank Century maupun mega proyek sarana olahraga di Hambalang, Bogor. 

"Saya menahan emosi karena selama hampir 10 tahun ini saya pribadi dan keluarga saya dan Demokrat'>Partai Demokrat terus dituduh, dicurigai, bahkan difitnah, seolah-olah ada kejahatan yang kami lakukan.

Seolah-olah menerima aliran dana dari Bank Century," kata SBY pada acara pembekalan caleg DPR RI Partai Demokrat di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (11/11). \

Baca: SBY Sebut Gerindra dan PDI Perjuangan Diuntungkan di Pemilu 2019, Demokrat Tak Bisa Melawan Realitas

Namun, saat ini SBY mengaku sudah bisa merasa lega. Sebab, investigasi yang dilakukan partainya terhadap tuduhan tersebut telah mendapatkan hasil.

Investigasi itu mengungkapkan, segala tuduhan terhadap SBY maupun Demokrat'>Partai Demokrat terkait kasus Bank Century adalah fitnah.

"Alhamdullilah, hari ini saya mendapatkan kesempatan sejarah untuk menyampaikan tentang fakta dan kebenaran berkaitan dengan kasus Bank Century,

terutama yang dikaitkan kepada SBY dan Demokrat'>Partai Demokrat, yang sebenarnya juga kasus Hambalang, yang sesungguhnya.

Ya Allah, semua itu adalah fitnah belaka," kata SBY.

Lelaki lulusan Akademi ABRI tahun 1973 ini menyatakan akan bertanggungjawab terhadap pengakuan tersebut, bahwa ia tidak terlibat dalam dua kasus itu.

Halaman
1234
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved