Pegawai Kecamatan Tanjungmorawa yang Sebelumnya Dikabarkan Kena OTT Akhirnya Dilepas

Aku enggak tahu menahunya sebenarnya semalam. Disuruh ikut ke kantor (Polres) kata mereka (Polisi) ya ikutlah.

Pegawai Kecamatan Tanjungmorawa yang Sebelumnya Dikabarkan Kena OTT Akhirnya Dilepas
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Kantor Kecamatan Tanjung Morawa, Rabu (14/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM - Polres Deliserdang akhirnya melepaskan beberapa orang pegawai Kecamatan Tanjung Morawa yang sebelumnya sempat diberitakan terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di dalam area kantor.

Informasi yang dihimpun enam orang yang terjaring sebelumnya dipulangkan dengan waktu yang berbeda-beda.

Diduga mereka dipulangkan karena pihak kepolisian tidak memiliki bukti yang kuat untuk menjerat mereka.

Adapun keenam orang yang sebelumnya terjaring OTT itu yakni Kasi Pemerintahan Kecamatan, Saungkupon Harahap serta pegawai lainnya yakni Candra, Kudri, Lia, Hospida dan Leni.

Baca: Polisi OTT Enam Pegawai Kantor Kecamatan Tanjung Morawa, Ini Kata AKP Bayu Putra Samara

Baca: Saber Pungli Deliserdang Bantah Pihaknya Lakukan OTT di Kantor Kecamatan Tanjung Morawa

Disebut-sebut kalau Lia dan Hospida adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga merupakan istri dari seorang polisi.

Beberapa di antaranya pun sudah ada yang kembali bekerja pada Rabu, (14/11) pagi. Satu di antaranya adalah Kudri yang merupakan sopir Camat Tanjung Morawa, Eddy Yusuf.

Saat diwawancarai Kudri pun masih belum bersedia untuk berbicara banyak kepada wartawan.

"Aku enggak tahu menahunya sebenarnya semalam. Disuruh ikut ke kantor (Polres) kata mereka (Polisi) ya ikutlah. Sekitar jam satu atau jam dua siang gitu ya pulang aku. Sampai di Polres kubilang aku hanya sopir Camat,"ujar Kudri yang ditemui di ruang Kasi Pemerintahan.

Menurutnya saat polisi itu memasuki ruangan Kasi Pemerintahan ia sedang duduk-duduk sambil menikmati teh manis dingin yang ia letakkan di meja. Begitu masuk polisi pun kemudian meminta orang-orang yang ada di dalam ruangan itu selanjutnya ikut mereka ke Polres.

"Enggak tau apa-apa aku. Ada sekitar dua mobil polisinya. Abang menanyanya kok mendalam kali (ketika ditanyai bagaimana suasana di dalam mobil). Enggak tau aku,"kata Kudri dengan suara meninggi.

Saat Kudri diwawancarai itu ada seorang pegawai wanita berambut pendek di samping mejanya. Disebut-sebut kalau wanita tersebut sebelumnya juga ikut dibawa ke Polres. Namun wanita yang mengaku sebagai istri seorang anggota polisi itu tidak bersedia untuk ditanyai.

"Aku kemarin enggak datang," katanya.

Banyak pegawai di lingkungan kantor Kecamatan Tanjung Morawa ini yang tutup mulut rapat-rapat ketika ditanyai wartawan. Mereka takut untuk memberikan komentar karena tidak ada perintah dari atasannya.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved